WHAT IS FAITH?
MORNING WORSHIP, Monday, March 23, 2026.
Jas 4:17 Therefore to him that knoweth to do good, and doeth it not, to him it is sin.
Tau yang baik, tetapi dia tidak melakukannya, itu dosa.
Jadi yang baik itu harus kita buat.
Pertanyaannya: Apa yang baik?
Rom 7:12 Wherefore the law is holy, and the commandment holy, and just, and good.
Hukum baik.
Tau yang baik dan yang baik adalah hukum.
Bukan cuman tau yang baik, tetapi tau untuk melakukan dan memeliharanya; kalau saya tidak memeliharanya/melanggar hukum, saya berdosa; karna hukum itu baik.
Contoh ayatnya:
Tau yang baik: Gen 2:17.
Tidak bikin yang baik: Gen 3:6 (setelah tau yang baik)
Diantaranya Gen 2:17 & Gen 3:6 adalah Gen 3:4.
Berdasarkan prinsip Jam 4:17.
Gen 3:4 membuat Gen 2:17 menjadi beda; dan bedanya 1 kata, yaitu: kata NOT.
Dan Hawa percaya Gen 3:4, itu sebabnya Gen 3:6.
Gantikan firman Tuhan dengan firman setan:
Itu dosa.
Dosa adalah percaya apa yang setan bilang dibanding percaya Tuhan.
Orang yang berdosa sengaja atau tidak, sebenarnya dia percaya setan – itu definisinya.
Dosa ialah untuk tidak bikin yang benar, karna saya bikin yang salah; dan semua yang salah adalah dari setan.
Dosa itu bilang setan benar, Tuhan salah, walaupun saya tidak sadar sekalipun.
Oleh sebab itu Rasul Paulus bilang: I was alive without the law once.
Q:
Apakah sama dengan menambah atau mengurangi firman Tuhan?
Iya dan tidak.
Sama dalam hal change the meaning.
Tambah kata itu harus merubah artinya.
Kalau tambah, tetapi tidak merubah artinya, itu tidak sama dengan kurangi kata.
Add and take:
Change the meaning.
Menambah kata --> TIDAK MERUBAH ARTINYA.
Menambah kata --> MERUBAH ARTINYA.
Apakah berdosa dengan tambah kata “the law” di James 4:17? TIDAK.
Alkitab berbeda versi, artinya berbeda kata.
tetapi artinya sama, kalau beda, sudah salah.
Contoh:
Gen 1:1
In the beginning God [Father, Son, Spirit].
Ini sudah menambah, ini yang akan dikutuk di Rev 22:18 (Deu 4:2).
Ini trinity, ini babylon.
Kalau one God, the Father, itu benar.
Jam 4:17
Apa artinya BAGI DIA? Yang tau hukum dan tidak melakukannya.
Artinya dosa adalah tanggungjawab pribadi, sebagaimana keselamatan adalah tanggungjawab pribadi.
Apa beda the law and the commandment?
The law: bukan komando.
The commandment: komando
Jam 4:17
Kalau kamu tau hukum, tetapi kamu tidak melakukan hukum, itu dosa.
Gen 2:17
Thou shalt not eat of it adalah hukum.
For in the day that thou eatest thereof adalah does it not (Gen 2:17 - kamu tidak bikin apa yang kamu tau benar); dan does it not adalah sin.
Dan thou shalt surely die adalah tidak ada di Jam 4:17.
Tetapi untuk dia ada, walaupun tidak ada ialah saya tambah saja Rom 6:23 cara untuk menjadi adanya.
Dia tau yang baik (hukum), tetapi dia tidak melakukan yang dia tau baik (hukum).
Dengan kata lain: kalau dia tidak tau apa yang baik (hukum), lalu dia tidak bikin yang baik yang dia tidak tau, itu bukan dosa.
Kalau saya tidak tau/mengenal hukum, apakah saya berdasarkan permukaan saja, saya berdosa gak, kalau saya bikin yang bertentangan dengan hukum? Tidak.
Kalau tau hukum, dosa, mati.
Kalau tau hukum, tidak bikin hukum, dosa, mati.
Artinya TIDAK tau hukum, tidak bikin hukum, bukan dosa dan tidak mati.
Kata lainnya mati APA? Hidup.
Artinya kalau tau yang baik dan bikin yang baik, saya berdosa, mati.
Sehingga kalau saya TIDAK tau yang baik dan tidak bikin yang baik saya tidak tau, saya tidak berdosa, dan hidup.
TETAPI (di Rom 7:9 berlawanan dengan kalimat sebelumnya).
Saya tidak main dihujan, TETAPI saya basah.
Tidak main di hujan, kering; TETAPI basah.
Romans 7:9 Saya hidup (tidak berdosa, karna tidak tau hukum); TETAPI saya mati (berdosa, tahu hukum).
Gen 2:17 Jangan makan artinya APA? Saya tidak tau apa artinya, karna tidak dibilang apa akibatnya tidak makan.
Kalau kamu makan, dibilang secara tersurat.
Kalau kamu TIDAK makan, TIDAK dibilang secara tersurat; tetapi secara TERSIRAT ialah KAMU TIDAK akan "SURELY DIE".
Bagaimana mau belajar Alkitab, kalau saya tidak mengetahui caranya.
Kalau saya belajar dengan cara yang benar, saya akan memperoleh yang Kristus mau berikan kepada kita.
Semua orang tidak ada alasan untuk tidak tau terus, karna semua diberikan bahan untuk bisa mengetahuinya.
Adam dan Hawa mengerti Gen 2:17.
Dan mereka dengar Gen 3:4 yang sangat bertentangan dengan Gen 2:7; dan itu adalah dosa.
Saya hidup (tidak mati, tidak berdosa - bukan tidak melanggar hukum; tetapi saya melanggar hukum, hanya saya tidak tau bahwa saya melanggar hukum).
The knowledge of sin is law (Rom 3:20).
Kalau tidak tau hukum, tidak tau dosa, tidak tau bahwa harus mati.
Tetapi saya tidak tau? Jawabannya Rom 1:20 Tidak ada alasan.
Karna banyak cara untuk bisa tau dengan cara harus belajar.
Apa saja yang dilakukan bukan berdasarkan iman, itu adalah sin.
Tau yang benar dan tidak melakukannya = tidak beriman.
Dan tidak beriman = sin.
Belajar hanya untuk cari tau DOANG = TAMBAH DOSA.
Lebih baik tidak belajar daripada belajar, walaupun tidak dibikin.
Tidak belajar dan tidak bikin BERBEDA dengan belajar dan tidak bikin.
Emangnya tujuan kita belajar mau APA? 2 Cor 3:18 untuk kita berubah.
Firman Tuhan adalah instruksi, yang kalau saya ikuti, sayanya berbeda dengan saya sebelumnya, dan itu hanya bisa kalau saya ikuti instruksinya setelah mengetahui instruksinya.
Contoh:
Petrus bikin berdasarkan commandment "come" - dia jalan diatas air; sementara kalau Petrus bikin TIDAK berdasarkan commandment "come" - Petrus tenggelam.
Petrus dengar "COME"; tetapi tidak jalan diatas air, itu dosa.
Lebih baik tidak pernah dengar kata "COME", kalau tidak dibikin; dibandingkan sudah pernah dengar kata "COME", tetapi TIDAK dibikin.
"NGERI YA BAGI YANG BELAJAR"
Ngerinya: kalau saya tau benar, tetapi tidak bikin.
Gimana caranya supaya fokusnya bukan ke ngerinya? BIKIN SAJA APA YANG BENAR.
Apa yang membuat saya tidak bikin setelah saya sudah tau benar? Karna saya lebih takut akibatnya kalau menurut dibanding akibat, kalau saya tidak menurut (di Jacob's Time of Trouble).
The standard must not be placed so low that those who accept the truth shall transgress God’s commandments while professing to obey them. Better, far better, would it be to leave them in darkness until they could receive the truth in its purity. HS 218.5
The standard must not be placed so low that those who accept the truth shall transgress God's commandments while professing to obey them. Better, far better, would it be to leave them in darkness until they could receive the truth in its purity. HS 218.5
HS 218.5
Standard tidak boleh ditempatkan dilokasi rendah.
Standard JANGAN direndahkan seperti di gambar atas!
STANDARD Tuhan TINGGI BUKAN yang RENDAH.
Apakah di tembus standar Tuhan, kalau dia tembus standard Tuhan yang palsu? Tidak tembus.
Saya pikir saya tidak berdosa (berdasarkan standard Tuhan yang palsu), sementara saya berdosa (berdasarkan standard Tuhan) di buku surga.
Oleh sebab itu,
Lebih baik, jauh lebih baik, mereka masih di dalam kegelapan (tidak pernah dibaptis) sampai mereka bisa mencapai standard Tuhan daripada mereka mencapai standard Tuhan yang palsu, sehingga pikir tidak berdosa, walaupun berdosa di buku catatan surga menumpuk.
Lebih baik, JAUH LEBIH BAIK untuk tinggalkan mereka di dalam kegelapan DARIPADA yang kamu berikan KORTING kelas berat.
Kalau kamu kasih 100, dan tidak bisa 100, yowes; karna yang dikejar KUALITAS bukan KWANTITASNYA.
Yang turunkan standardnya ialah orang yang hanya mencari KWANTITAS dan PUSING AMAT KUALITASNYA!
Apa IMAN?
Kalau tidak berdasarkan iman adalah dosa.
Apa iman dan bagaimana cara dapat iman?
Paling mantap untuk mengerti iman, saya ke Romans 10:17:
Bagaimana caranya saya beriman atau tidak berdosa?
Romans 10:17 Iman diperoleh dengan saya mendengar dan yang saya dengar adalah Firman Tuhan.
Oleh sebab itu JANGAN SALAH MENGERTI.
Iman dengar Firman Tuhan:
John 8:43 Iman dengar dengar Firman Tuhan, belum tentu; perlu mengerti Firman Tuhan.
Kenapa kamu tidak mengerti apa yang saya bilang? Karna kamu tidak dengar ya?
Tidak dengar = tidak mengerti.
Artinya kalau saya dengar Firman Tuhan, pertanyaannya: apakah saya mengerti?
Iman: dengar, saya mengerti.
Kalau saya dengar, lalu saya tidak mengerti, itu bukan Iman.
Apa artinya tidak dengar?
Tidak dengar bukan artinya tidak dengar.
Tidak dengar artinya dengar, walaupun tidak mengerti.
Dengar + mengerti, dan saya tidak mau dengar = CARI MATI (kesengajaan; walaupun Tuhan tetap akan kejar, kecuali dia MENGHUJAT ROH KUDUS).
Apakah waktu Tuhan Yesus bilang kepada mereka; TIDAK MENGERTI, apakah karna gangguan dari luar sehingga tidak mendengar, sehingga tidak bisa mengerti? Bukan; yang Tuhan Yesus maksudkan ialah TIDAK MENGERTI, karna DENGAR; walaupun TIDAK MENGERTI apa yang DI DENGAR.
Kata dengar di John 8:43 sama dengan mengerti.
Example: "I'm crazy about my flat".
British: saya tergila-gila sekali dengan apartmentku.
America: saya sebel banget ban mobil kempes.
Penggunaan kata ENGLISH, tergantung KONTEKS!
Itulah sebabnya saya harus mengerti dan mengertinya berdasarkan ALKITAB yang menjelaskan dirinya; sehingga DIALEK (dialect) tidak menentukan APA ARTINYA.
Kalau saya SALAH MENGERTI; kesalahan tidak dapat meng-sanctify kamu (John 17:17).
Artinya orang yang TIDAK sabar, tidak akan suka belajar lama-lama UNTUK BENAR-BENAR CARI MENGERTI.
Sabar, kalau mau menikmati makan Firman Tuhan.
Jadi John 8:43 tidak berlaku bagi Hawa; ini berlaku bagi orang Farisi.
Hawa: Dengar + Mengerti.
Orang Farisi: Dengar + Tidak mengerti.
Adam dan Hawa mengerti Gen 2:17.
Lalu setan bilang: bukan itu artinya.
Dan itu disebabkan, karna mereka TERTIPU (1 Tim 2:14).
Kalau dia tertipu dan bikin yang bertentangan (itu terjadinya setelah dia tau yang benar).
Tidak bisa tertipu sementara tidak tau yang benar.
Apa yang di dengar (jelas tidak ada satu hurufpun kelewatan); dan malahan sangkin jelasnya, tidak di mengerti?
Sangkin mengertinya, tambah tidak mengertinya; mari kita lihat:
Kalau saya gara-gara mengerti, namun saya tidak mengerti - tidak ada iman.
Iman harus mengerti + mengerti BUKAN mengerti + TIDAK mengerti.
Matthew 16:21-23
Tuhan Yesus bilang: saya akan dibunuh dan akan dibangkitkan pada hari ketiga.
Mereka (murid-muridNya) mengerti harus dibunuh dan bangkit dari kematiannya pada hari ketiga.
Apakah mereka dengar? Dengar.
Apakah mereka mengerti apa yang di dengar? Mengerti.
Dimana TIDAK mengertinya? Petrus bilang kepada Tuhan Yesus: Tidak bisa Tuhan, jauhkan itu daripadamu.
Jadi Petrus: Dengar, Mengerti, tetapi TIDAK MENGERTI.
Kalau dia dengar dan tidak mengerti, apakah dia akan bilang ayat 22? Tidak.
Artinya Petrus bilang Mat 16:22, karna dia mengerti.
Mengerti kedua dan kata mengerti ketiga BERBEDA
Dia dengar, dan oleh sebab itu dia mengerti, karna dia mengerti apa yang di dengar.
Petrus mengungkapkan apa yang setan bilang.
Artinya setan tidak mau untuk Tuhan Yesus mati; kenapa? Karna kalau Tuhan Yesus mati, nanti the handwritingnya di blotted out.
Oleh sebab itu: Enyahlah engkau setan; karna yang dibilang Petrus adalah idenya kamu.
Setan tidak mau Tuhan Yesus mati, dan pas Tuhan Yesus mati, setan tidak mau Tuhan Yesus bangkit - KENAPA DEMIKIAN? Karna setiap TAHAP adalah TAHAP KESELAMATAN.
Kenapa Setan tidak mau Tuhan Yesus bangkit/keluar dari kubur? Karna keselamatan terkubur dikubur dan kalau dia keluar dia bawa keselamatannya di surga dan dia kerjakan di surga sebagai Imam Besar.
Apakah setan mau manusia selamat? TIDAK.
Dan untuk manusia tidak selamat, Tuhan Yesus tinggal di dalam kubur.
Artinya keselamatan kita masih di dalam kubur.
Kalau saya dengar Firman Tuhan, dan saya mengerti, dan berdasarkan saya mengerti, saya tidak mengerti - tidak ada iman.
Bisa gak tidak ada iman, tidak berdosa? Tidak.
Dan saya diselamatkan dari dosa.
Orang yang dengar, mengerti, tidak mengerti adalah orang yang tidak diselamatkan dari dpsa.
Bagaimana saya, waktu dengar Firman Tuhan, saya mengerti, mengerti?
Tanpa ada iman, tidak born again.
Tidak bisa orang yang tidak mengerti, tidak born again.
Harus ada 1 hal yang dia mengerti untuk born again.
Syarat born again tidak dimengerti, tidak born again.
1. Saya ada "works"
a. Kamu ada "faith"
2. Tunjukkan kepada-ku iman-mu tanpa perbuatan-perbuatan-mu
a. Dan saya akan tunjuk-kan iman-ku melalui saya punya "works".
Komentar
Posting Komentar