THE MORAL LAW & THE CEREMONIAL LAW

 MORNING WORSHIP, Saturday, March 14, 2026.

Apakah ada hukum the knowledge of sin, selain hukum yang dilanggar oleh Adam dan Hawa? 

Tidak ada. 

Kita mau lihat gambarannya, kalau misalnya jawabannya ADA. 

Hukum di taman Eden, kalau mereka melanggar hasilnya dosa dan kematian (Romans 6:23), karna kalau kamu makan, kamu mati. 

Tetapi ada yang lain, apakah itu kalau dilanggar dosa dan apakah upahnya adalah kematian? 

Kalau ada hukum, yang kalau dilanggar dosa, tetapi bukan kematian atau hukum yang dilanggar kematian, tetapi bukan dosa, tidak bisa diterima itu, karna tidak bisa menolak kehidupan, lalu masih menikmati kehidupan seakan-akan tidak pernah menolak kehidupan. 


Artinya ada hukum Tuhan yang lain, yang kalau dilanggar atau berdosa, yang upahnya adalah kematian, tetapi kalau ada hukum yang lain, itu bukan hukum yang dilanggar di taman Eden, sehingga kalau 22nya kematian, artinya kematian di taman Eden bukan kematian yang hukum yang ada selain hukum di taman Eden. 

Sementara kata kematian itu tanpa kehidupan. 

Adam dan Hawa melanggar hukum yang di taman Eden, mati, tetapi tidak mati, karna tidak melanggar hukum yang diluar taman Eden. 


Apakah ada kematian, dimana ada unsur kehidupannya, dan unsur kehidupannya yang disebabkan ada hukum yang lain yang tidak dilanggar? 

Artinya hukum yang dilanggar bukan hukum yang sempurna, karna kematiannya tidak sempurna. 

Sehingga Tuhan Yesus punya kematian adalah kematian taman Eden punya hukum, sehingga kematian Tuhan Yesus tidak termasuk kematian dari hukum yang ada selain hukum yang di taman Eden. 

Sehingga kematian Tuhan Yesus untuk hukum yang dilanggar di taman Eden yang tidak sempurna, oleh sebab itu, kematian Tuhan Yesus tidak sempurna. 

Keturunan Adam dan Hawa yang berdosa disebabkan oleh hukum yang di luar taman Eden yang dilanggar, dan kalau dilanggar, mati. 


Artinya apakah ada 2 macam kematian (kematian dosa di dalam taman Eden dan kematian dosa di luar taman Eden)? 

Berdasarkan data yang sudah digambarkan, setuju gak dengan gambarnya? Jawabannya Tidak Setuju, karna seakan-akan menunjukkan kematian Tuhan Yesus ada 2x.

Sementara kematian Tuhan Yesus cuman 1x.

Dan Tuhan Yesus mati 1x, karna hukum Tuhan yang di taman Eden, yang dilanggar oleh Adam dan Hawa. 

Kalau Tuhan Yesus mati untuk pelanggaran hukum selain Adam dan Hawa, artinya Adam dan Hawa tidak berdosa atau dosa mereka tidak menyebabkan kematian. 

Artinya upah dosa adalah kematian, hasil dari mereka melanggar hukum Tuhan satu-satunya di taman Eden. 

Kalau kesimpulannya cuman ada 1 hukum, artinya datanya yang bilang ada hukum lain yang diluar taman Eden yang dilanggar tidak berdasarkan Alkitabiah. 


Psa 51:5 Behold, I was shapen in iniquity; and in sin did my mother conceive me.

Yang bicara adalah Daud, dan Daud berbicara dia didalam kandungan ibunya.

Dimana keberadaan ibunya yang berdosa. 

Ibunya pernah berada di dalam perutnya omanya Daud, dan ujungnya atau mentok-mentoknya di perutnya Hawa. 

Kenapa ayat ini penting? 

Anak terima dari orang tuanya. 

Dan Hawa melanggar hukum yang itu. 

Sehingga Keturunan Hawa melanggar hukum yang sama dengan yang Hawa langgar. 

Karna cuman ada 1 definisi dosa. 

Oleh sebab prinsip Psa 51:5, kesimpulannya: tidak ada dosa selain akibat melanggar hukum yang dilanggar oleh Adam dan Hawa. 

Artinya seandainya ada Hukum selain hukum ini, sudah pasti munculnya setelah mereka melanggar hukum di taman Eden. 

Kalau ada hukum yang diluar taman Eden, artinya pelanggaran mereka tidak sempurna, kalau ada hukum diluar taman Eden yang tidak dilanggar, sehingga kematian mereka adalah kematian yang tidak sempurna, sehingga kematian yang di kayu salib adalah kematian yang tidak sempurna. 

Oleh sebab itu, artinya apa yang saya tidak lihat, karna tidak ada sebelum mereka berdosa? Kematian. 

Kematian munculnya setelah ada dosa. 

Artinya tidak ada kematian sebelum Adam dan Hawa berdosa. 

Kalau kita lihat kematian setelah Adam dan Hawa berdosa, itu adalah buktinya ada hukum yang dilanggar sebelum kita lihat ada kematian, sehingga ada kematian. 

Dan kematian itu berdasarkan data yang ada, waktu saya lihat kematian, artinya ada hukum yang dilanggar dan saya tidak heran, kalau yang mati adalah yang melanggar. 

Apakah Tuhan bilang di Gen 2:17 kalau kamu makan, nanti kuda yang mati? Tidak. 

Artinya karna Adam dan Hawa yang melanggar, artinya Adam dan Hawa yang harus mati. 

Waktu saya lihat ada yang mati, Adam dan Hawa bilang: kasian yaa, apakah sih Adam dan Hawa yang mati? Bukan, mereka yang melanggar kok, kenapa mereka tidak mati?, apakah artinya tidak ada yang mati? Tidak, ada yang mati, tetapi bukan Adam dan Hawa. Kok, bukan Adam Hawa yang mati, sementara siapa yang melanggar? Adam dan Hawa, apakah ada yang mati? Ada. Kalau Adam dan Hawa yang mati, itulah hukum yang dilanggar di taman Eden, kalau bukan Adam dan Hawa yang mati, itulah hukum yang dilanggar, karna upahnya adalah kematian. Tetapi kenapa bukan Adam dan Hawa yang mati? Karna dengan Adam dan Hawa yang mati, itulah hukum yang dilanggar di taman Eden, dan karna bukan Adam dan Hawa yang mati itulah hukumnya yang dilanggar di taman Eden, karna kematiannya, tetapi karna bukan Adam dan Hawa yang mati, inilah buktinya bahwa ada hukum yang baru yang tidak ada di taman Eden. 

Tetapi hukum yang baru selain taman Eden bukanlah hukum yang bilang harus mati. 

Dengan adanya kematian, apakah artinya ini hukum yang baru? Tidak. 

Dengan adanya kematian, apakah kematian itu hasil hukum yang baru? Tidak. 

Apakah dengan yang melanggar itu tidak mati, itu adalah buktinya bahwa sudah ada hukum yang di taman Eden sebelum mereka langgar? 

Gen 2:17 But of the tree of the knowledge of good and evil, thou shalt not eat of it: for in the day that thou eatest thereof thou shalt surely die.

Tetapi dari pohon pengetahuan baik dan jahat, kamu jangan memakannya, karna dia hari kamu memakannya, kamu akan mati. 

Mereka tidak mati.

Yang ayat ini bilang kamu mati, sementara kenyataannya yang mati bukan kamu. 

Kamu yang mati ayat 17, bukan kamu yang mati bukan di ayat 17.

Matinya (yang bukan mereka) adalah mati hasil dari langgar hukum di taman Eden. 

Siapanya yang mati bukan yang melanggar hukum itu (di taman Eden). 

Kalau ada yang mati, apakah kematian itu hasil 2:17? Iya. 

Kalau bukan mereka yang mati, apakah kematian hasil 2:17, kalau bukan mereka yang mati? Tidak. 

Dari sudut pandangan mati, ayat itu. 

Dari sudut pandang yang mati bukan yang harusnya mati, bukan ayat itu. 

Oleh sebab itu, bukan mereka yang mati membuktikan ada hukum yang baru. 

Kalau yang harusnya mati, mati, semua titik memenuhi hukum yang di taman Eden, sehingga tidak ada hukum yang baru. 

Tetapi karna yang mati bukan yang harusnya mati, itu buktinya ada hukum yang baru. 

Karna ada di ayat itu yang tidak dipenuhi, walaupun ada dari ayat itu yang dipenuhi, dan yang tidak penuhi di ayat itu dipenuhi oleh yang tidak melanggar, itulah sebabnya ada hukum yang baru. 

Hanya ada 1 hukum yang dilanggar, dan sudah ada hukum sebelum dilanggar. 

Ada hukum lain, tetapi setelah mereka melanggar hukum yang hanya satu-satunya. 

Buktinya kita hidup adalah bukti bahwa ada hukum yang lain selain hukum yang mereka langgar. 

Mereka harus mati, bukti bahwa mereka melanggar hukum yang di taman Eden. 

Dengan bukan kamu yang mati, bukti bahwa ada hukum yang lain setelah hukum di taman Eden dilanggar. 

Apakah ada hukum di taman Eden yang bilang: kamu melanggar, berdosa, tetapi bukan kamu yang mati? Tidak. 

Hukum yang menjadi ada setelah ada dosa ini yang dilanggar, sehingga ada yang mati? Tidak. 

Tetapi ada hukum yang mana hukum ini selain hukum yang mereka langgar di taman Eden yang menyebabkan mereka tidak mati. 

Dimana kita lihat kematian mereka setelah mereka langgar?

Genesis 3:21 (KJV) Unto Adam also and to his wife did the LORD God make coats of skins, and clothed them.

Gen 3:7 And the eyes of them both were opened, and they knew that they were naked; and they sewed fig leaves together, and made themselves aprons.

Setelah mereka berdosa. 

Kalau mereka membuat baju dari daun ara, kenapa mereka membuat baju dari daun ara? 

Gen 3:10 And he said, I heard thy voice in the garden, and I was afraid, because I was naked; and I hid myself.

Kenapa pakai daun ara? 

Karna rasa malu. 

Gen 2:25 And they were both naked, the man and his wife, and were not ashamed.

Sebelum dosa. 

Romans 3:23 (KJV) For all have sinned, and come short of the glory of God;

Yang kehilangan adalah jubah kemuliaan yang membuat tidak malu. 

Lalu diganti dengan daun ara. 

Siapa yang buat daun ara? Orang berdosa. 

Isaiah 64:6 (KJV) But we are all as an unclean thing, and all our righteousnesses are as filthy rags; and we all do fade as a leaf; and our iniquities, like the wind, have taken us away.

Kita semua kotor, semua perbuatan kita kain lara. 

Kita semua ini layu seperti daun ara. 

Kita punya works seperti daun ara. 

Kenapa mereka mau tutup? 

Karna mereka mau sembunyiin, mereka punya rasa berdosa. 

Dan mereka tutup dengan hasil pekerjaan mereka. 

Isaiah 61:10 (KJV) I will greatly rejoice in the LORD, my soul shall be joyful in my God; for he hath clothed me with the garments of salvation, he hath covered me with the robe of righteousness, as a bridegroom decketh himself with ornaments, and as a bride adorneth herself with her jewels.

Mau jubah yang Isa 61:10 atau yang 64:4? Isa 61.

Adam dan Hawa jubahnya daun dara - Isa 64 (yang jahit adalah manusia berdosa).

Dan Tuhan maunya Isa 61 (yang jahit adalah Tuhan).

Dan kepada Adam dan Hawa, mereka membuat mantel kulit untuk jubah mereka? Bukan. 

Yang jahit Tuhan Yesus. 

Yang di jahit itu dikenakan, dengan catatan cabut yang tua. 

Apakah tanpa ampuni dosa? Tidak. 

Apa yang membuat Tuhan Yesus bisa taruh jubah setelah Tuhan Yesus ampuni? Kematian, tumpah darah. 

Bisa gak tumpah darah tanpa kematian? Tidak bisa. 

Bisa gak Tuhan Yesus ganti jubah unrighteousness ke jubah righteousness tanpa ada kematian? Tidak bisa. 

Itu buktinya secara tersirat di Gen 3:21 ada kematian. 

Tetapi kalau Tuhan Yesus yang buat jubah, artinya bukan Tuhan Yesus yang mati, kan dibilang "coats of skin".

Apakah Tuhan Yesus ada coats of skin? Ya, tidaklah! 

Artinya Tuhan Yesus yang harus bunuh dan membuat jubah untuk Adam dan Hawa. 

Genesis 4:3-4 (KJV) And in process of time it came to pass, that Cain brought of the fruit of the ground an offering unto the LORD.

And Abel, he also brought of the firstlings of his flock and of the fat thereof. And the LORD had respect unto Abel and to his offering:

Kain pilih daun ara. 

Habel pilih yang dijahit oleh Tuhan Yesus. 

Apakah ada yang mati? Ada. 

Apakah Adam dan Hawa yang mati? Bukan. 

Itu buktinya ada hukum baru, namanya ceremonial law. 

Apakah ada ceremonial law sebelum ada yang berdosa? Tidak ada. 

Itu hukum menjadi ada setelah 10 hukum dilanggar, namanya ceremonial law. 

Hukum Ceremonial sudah ada di pikiran Bapa sesuai Zech 6:13, walaupun hukum itu belum di activated sampai ada yang berdosa dan hukum itu dipenuhi kayu salib dan akan dipenuhi oleh 144.000 sebelum tutup pintu. 


Hebrews 13:8 ayat ini berlaku. 

Kasih Bapa diungkapkan dengan bilang apa yang benar, kalau kamu makan, kamu pasti akan mati. 

Apakah kasih Bapa itu ialah untuk mereka mati? Tidak. 

Apakah kasih Bapa ialah untuk bilang yang benar? Yes. 

Apakah kasih Bapa untuk berikan AnakNya? Yes. 

Apakah kasih Bapa berubah? Nope! 

Kasih Bapa sebelum dan setelah mereka melanggar tidak ada perubahannya. 

Romans 6:23 

Upah dosa adalah kematian, dan itu adalah moral law. 

Dan sebelum Tuhan Yesus mati, itu adalah ceremonial law. 

Dan karna ada hukum Tuhan, yaitu ceremonial law sebelum kayu salib, tetapi ceremonial law untuk memenuhi tuntutan moral law. 

Tetapi pemberian Bapa, yaitu AnakNya diberikan. 

Dan AnakNya diberikan dalam bentuk ceremonial law adalah domba. 

Dalam kenyataannya ialah AnakNya Bapa yang mati. 

God’s people, whom he calls his peculiar treasure, were privileged with a two-fold system of law; the moral and the ceremonial. The one, pointing back to creation to keep in remembrance the living God who made the world, whose claims are binding upon all men in every dispensation, and which will exist through all time and eternity. The other, given because of man’s transgression of the moral law, the obedience to which consisted in sacrifices and offerings pointing to the future redemption. RH May 6, 1875, par. 4

Umat ​​Allah, yang disebut-Nya sebagai harta karun-Nya yang istimewa, dikaruniai sistem hukum ganda; hukum moral dan hukum upacara. Yang pertama, merujuk kembali pada penciptaan untuk mengingat Allah yang hidup yang menciptakan dunia, yang tuntutan-Nya mengikat semua manusia di setiap zaman, dan yang akan ada sepanjang masa dan kekekalan. Yang kedua, diberikan karena pelanggaran manusia terhadap hukum moral, yang ketaatannya terdiri dari pengorbanan dan persembahan yang menunjuk pada penebusan di masa depan. RH 6 Mei 1875, par. 4

RH May 6, 1875, par. 4.

Ada 2 hukum. 

Hukum moral sudah ada sebelum dosa dan selalu ada. 

Hukum ceremonial diberikan, karna melanggar hukum moral. 

Kalau tidak ada yang melanggar hukum moral, maka tidak ada hukum ceremonial. 

A MORE SURE WORD OF PROPHECY 2026.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

THREE ENTITIES: UNDERSTANDING ROMANS 7

WHAT IS FAITH?

ADD TO YOUR FAITH