CHRIST IN YOU THE HOPE OF GLORY

SABBATH SERMON, Saturday, March 21, 2026.

Apa yang mempercepat kedatangan Tuhan Yesus?

Rev 16:12  And the sixth angel poured out his vial upon the great river Euphrates; and the water thereof was dried up, that the way of the kings of the east might be prepared.

Rev 16:12 

Sungai Efrata adalah sungai yang mengalir dari kota Babylon.

Air sungai - banyak orang yang harus dikeringkan dan dipanggil keluar.

Dengan orang-orang dipanggil keluar, maka collapselah Babylon.

Air kering = Roh Kudus ditarik (seperti zaman Nuh).

Itulah yang mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus ke-2x.


Pelajaran pertama: 

Bagaimana sungai itu, orang-orang itu akan dipanggil keluar.

Penggenapannya bukan itu, walaupun itu adalah bagian dari penggenapannya.


Pelajaran kedua:

Revelation 12:

Waktu setan dibuang, bukan dari surga.

Karna setan sudah dibuang dari surga sebelum Adam dan Hawa diciptakan.

Artinya setelah setan dibuang dari surga, baru Adam dan Hawa diciptakan.

Setan dibuang, karna dia cemburu, karna tidak diikutsertakan dalam menciptakan.

Simpati artinya mereka belum bisa melihat setan punya tipuan, mereka belum bisa buktikan sejahat sebagaimana Bapa dan Anak tau dia jahat.

Setan bisa sembunyikan karakternya.

Dan ikatan simpati itu masih ada sampai kayu salib.

Rev 12:10  And I heard a loud voice saying in heaven, Now is come salvation, and strength, and the kingdom of our God, and the power of his Christ: for the accuser of our brethren is cast down, which accused them before our God day and night.

Di kayu salib di Rev 12:10 dia dibuang dari surga bukan dianya, tetapi simpatinya terhadap setan dibuang, karena karakternya ditelanjangi oleh Kristus; waktu Kristus mati di kayu salib.

Dan dia adalah accusers of our brethren.

Simpati: mereka belum bisa lihat sebagaimana yang dilihat oleh Bapa dan Anak sampai kayu salib.

Setelah itu Tuhan Yesus bangkit.

Dan waktu Tuhan Yesus bangkit, dia adalah firstfruits (16/01 Gandum pertama yang diberikan kepada seorang Imam untuk dilambai) 

Firstfruit bukan artinya siapa duluan bangkit.

Firstfruit tidak ada hubungannya dengan waktu, firstfruit adalah penyebab kebangkitan (dengan dia bangkit, semua bisa bangkit).

Kalau Tuhan Yesus sudah bangkit; dan firstfruit sudah bangkit; kenapa hanya beberapa yang bangkit dan dari Adam dan yang lainnya belum dibangkitkan.

Artinya kata firstfruits yang menyebabkan kebangkitan belum dengan sempurna dipenuhi; karna masih banyak yang belum dibangkitkan.

Kebangkitan Adam dan semua yang belum bangkit dibangkitkan, waktu firstfruitnya dipenuhi dengan sempurna definisi firstfruit melalui 144.000.

Kenapa? 

Karna kedatangan Tuhan Yesus hanya bisa dengan sempurna, waktu sungai Efrata dengan tuntas dikeringkan.


Karna ada sungai Efrata yang belum dikeringkan, Kristus melalui 144.000 mengerikan sungai Efrata dengan tuntas.


Pelajaran ketiga:

Objective (tujuan akhirnya daripada great controversy).

Controversynya antara setan dan Bapa dan Anak:

Setan bilang: mustahil keturunan Adam dan Hawa setelah Adam dan Hawa berdosa untuk berhenti berdosa - itu benar, kalau Kristus tidak datang ke dunia.


Simpatisan malaikat sudah dikeringkan; sudah melihat yang perlu dilihat.

Tuhan Yesus dalam kemanusiaannya (sinful flesh) bisa hidup tanpa berdosa sedikitpun.

Tuhan Yesus dalam manusia, membuktikan bahwa bisa berhenti berdosa.

Artinya untuk bilang karakter kita diubahkan diawan-awan nanti.

Apakah kemenangan Tuhan Yesus tidak berlaku bagi kita?


Malaikat, dunia yang tidak jatuh, Tuhan Yesus --> sudah mengerikan air sungai Efrata yang menopang Babylon.

Sementara kita masih menopang Babylon dengan kita bilang, kita tidak bisa berhenti berdosa.

Karna hanya dengan kita membuktikan bahwa kita bisa berhenti berdosa, tentu saja dengan kuasa Kristus berdiam dalam kita, barulah air terakhir yang menopang setan di generasi terakhir dan paling busuk ini bisa jadi seperti Krtistus barulah bagian terakhirnya dibuktikan bahwa tidak ada lagi yang menopang setan.


Malaikat, dunia yang tidak jatuh, Tuhan Yesus dan sekarang yang ditunggu kita.

Apakah kita menunggu Kristus datang atau Kristus menunggu kita percaya dan buktikan? Menunggu kita percaya dan buktikan.

Kalau Kristus menunggu kita, artinya kita bisa mempercepat kedatanganNya.

Q.Apa yang sedang kita bikin yang sedang mempersiapkan kedatanganNya?


Luk 21:29  And he spake to them a parable; Behold the fig tree, and all the trees;

Ada 2 macam pohon:

Pohon ara melambangkan orang Israel (yang dikutuk Tuhan banyak daun, tetapi buahnya tidak ada).

Peristiwa yang mendahului kedatangan Tuhan Yesus ialah mulai bertunas, dan berbuah, lalu dipanen.

Karna Tuhan Yesus yang dicari adalah buah; dan buah adalah buah roh, semua itu yang dicari.

Dia tidak rubah diawan-awan lalu tiba-tiba saya love.

Yang dijemput adalah yang love.

Bagaimana saya bisa love? Karna buah yang dia cari.


Luk 21:32  Verily I say unto you, This generation shall not pass away, till all be fulfilled.

Ayat 32 generasi ini tidak akan berakhir sampai ada buah.

Bertunas --> karna hujan.

Berbuah --> karna hujan.


Jas 5:7  Be patient therefore, brethren, unto the coming of the Lord. Behold, the husbandman waiteth for the precious fruit of the earth, and hath long patience for it, until he receive the early and latter rain.

James 5:7 kedatangan Tuhan Yesus harus di dahului dengan hujan awal dan hujan akhir.

Hujan awal untuk bertunas; sempurna, hujan akhir.

Saya harus mengerti mengenai hujan.

Hujan adalah pekabaran.

Saya harus tau pekabaran hujan awal APA? 

Saya harus tau pekabaran hujan akhir APA?


Jhn 8:32  And ye shall know the truth, and the truth shall make you free.

John 8:32 You shall know the truth BUKAN lack of knowledge set you free.


Hos 4:6  My people are destroyed for lack of knowledge: because thou hast rejected knowledge, I will also reject thee, that thou shalt be no priest to me: seeing thou hast forgotten the law of thy God, I will also forget thy children.

Karna lack of knowledge = PERISH (tidak akan selamat - Hos 4:6).


Luk 21:20  And when ye shall see Jerusalem compassed with armies, then know that the desolation thereof is nigh.

Ayat 20 Waktu kamu lihat Jerusalem (bukan yang lagi di Bom oleh IRAN) dikepung tentara, desolation sudah dekat.


Mat 24:15  When ye therefore shall see the abomination of desolation, spoken of by Daniel the prophet, stand in the holy place, (whoso readeth, let him understand:)

Mat 24 waktu kamu lihat AOD (Paus datang ke Amerika dan menguasai PBB), kita tau sudah dekat.

Tuhan Yesus akan datang di generasi ini, disaat kamu lihat itu, lari ke gunung.


--


John 1:5 

Dan terang menerangi kegelapan.

Tetapi kegelapan tidak mengenalnya.

Walaupun sinar menerangi kegelapan.

Tetapi kegelapan tidak menerimanya.

Apa terang dan apa itu gelap?

John 1:4 

Didalam Tuhan Yesus kehidupan, dan kehidupan itu terang.

Terang itu adalah roh.

Roh itu adalah pengertian.

Terang - kehidupan.

Kehidupan adalah spirit.

Artinya waktu Tuhan Yesus datang untuk mencerahi pengertian mereka salah...

Kondisi umat Israel adalah kegelapan.

Mereka dipenuhi dengan kegelapan.


Hatred of the Romans, and national and spiritual pride, led the Jews still to adhere rigorously to their forms of worship. The priests tried to maintain a reputation for sanctity by scrupulous attention to the ceremonies of religion. The people, in their darkness and oppression, and the rulers, thirsting for power, longed for the coming of One who would vanquish their enemies and restore the kingdom to Israel. They had studied the prophecies, but without spiritual insight. Thus they overlooked those scriptures that point to the humiliation of Christ's first advent, and misapplied those that speak of the glory of His second coming. Pride obscured their vision. They interpreted prophecy in accordance with their selfish desires. DA 30.2

Kebencian terhadap bangsa Romawi, serta kebanggaan nasional dan rohani, menyebabkan orang Yahudi tetap berpegang teguh pada bentuk-bentuk ibadah mereka. Para imam berusaha mempertahankan reputasi kesucian mereka dengan memperhatikan secara cermat upacara-upacara keagamaan. Rakyat, dalam kegelapan dan penindasan mereka, dan para penguasa, yang haus akan kekuasaan, merindukan kedatangan Seseorang yang akan mengalahkan musuh-musuh mereka dan memulihkan kerajaan bagi Israel. Mereka telah mempelajari nubuat-nubuat itu, tetapi tanpa wawasan rohani. Dengan demikian mereka mengabaikan ayat-ayat suci yang menunjuk pada penghinaan kedatangan pertama Kristus, dan salah menerapkan ayat-ayat yang berbicara tentang kemuliaan kedatangan-Nya yang kedua. Kesombongan mengaburkan pandangan mereka. Mereka menafsirkan nubuat itu sesuai dengan keinginan egois mereka. DA 30.2

Mereka dengan mereka punya tata cara, mereka pertahankan, karna mereka benci Roma.

Mereka di dalam kegelapan, penindasan.

Mereka haus kuasa.

Mereka ingin dibebaskan dari Roma, sementara Tuhan Yesus datang di Mat 1:21 untuk bebaskan dari dosa.

Bebas dari dosa, otomatis bebas dari Roma.

Kegelapan: Hanya mau bebas dari Roma tanpa mau bebas dari dosa.


Dan 8:20  The ram which thou sawest having two horns are the kings of Media and Persia.

Dan 8:21  And the rough goat is the king of Grecia: and the great horn that is between his eyes isthe first king.

Dan 8:22  Now that being broken, whereas four stood up for it, four kingdoms shall stand up out of the nation, but not in his power.

Dan 8:23  And in the latter time of their kingdom, when the transgressors are come to the full, a king of fierce countenance, and understanding dark sentences, shall stand up.

Daniel 8:23 

Gabriel menerjemahkan nubuatan yang mulai di ayat 3 - 12.

20: Ram adalah Media Persia.

21: Goat adalah Grecia.

22: Setelah Grecia adalah Imperial Rome (Bukan PAPAL ROME, tetapi PAGAN ROME).

Daniel 2 adalah BESI.

23: Dan dibagian akhir dari Media Persia; waktu mereka punya dosa sudah penuh.

Apa artinya dosa penuh? GELAP SEKALI (moralnya).

Jadi harus gelap dulu moralnya, baru diganti.

Oleh sebab itu kita lihat di Rev 18:5 Waktu dosanya sudah sampai surga (cawan penuh).

Gen 15:16 Generasi 4 kamu akan kembali waktu generasinya penuh.

Generasi penuh = dosa sudah sampai di surga.

Dan 8:23 Waktu sudah penuh langsung ganti raja.

Apa artinya ganti raja?

Raja dari timur yang akan menggantikan.....


Saya sedang mau menunjukkan kedatangan Tuhan Yesus:


The fullness of the time had come. Humanity, becoming more degraded through ages of transgression, called for the coming of the Redeemer. Satan had been working to make the gulf deep and impassable between earth and heaven. By his falsehoods he had emboldened men in sin. It was his purpose to wear out the forbearance of God, and to extinguish His love for man, so that He would abandon the world to satanic jurisdiction. DA 34.4

Waktunya telah tiba. Umat manusia, yang semakin merosot karena pelanggaran selama berabad-abad, menyerukan kedatangan Sang Penebus. Setan telah bekerja untuk memperdalam dan mempersempit jurang antara bumi dan surga. Dengan kebohongannya, ia telah mendorong manusia untuk berbuat dosa. Tujuannya adalah untuk melemahkan kesabaran Allah, dan memadamkan kasih-Nya kepada manusia, sehingga Ia akan menyerahkan dunia kepada kekuasaan setan. DA 34.4

Tuhan Yesus datangnya, waktu gelap banget.

Dia datang 4000 tahun - gelap banget (taklukkan Setan, harus kelihatan jahatnya).

Waktu kegelapan di zaman Tuhan Yesus, mereka membutuhkan Juruselamat.

Setan mau bikin jahat banget.

Sangkin jahat banget, setan harapkan Bapapun sudah tidak tertarik lagi dengan makhluk yang diciptakan - that is the mind of Christ, that is the mind satan.

Tujuan setan ialah sampai ke titik panjang sabar Tuhan, yang sudah tidak panjang sabar lagi.

Dan disaat gelap, ada raja baru.


Satan was seeking to shut out from men a knowledge of God, to turn their attention from the temple of God, and to establish his own kingdom. His strife for supremacy had seemed to be almost wholly successful. It is true that in every generation God had His agencies. Even among the heathen there were men through whom Christ was working to uplift the people from their sin and degradation. But these men were despised and hated. Many of them suffered a violent death. The dark shadow that Satan had cast over the world grew deeper and deeper. DA 35.1

Setan berusaha untuk menghalangi manusia mengenal Allah, mengalihkan perhatian mereka dari bait Allah, dan mendirikan kerajaannya sendiri. Perjuangannya untuk meraih kekuasaan tampaknya hampir sepenuhnya berhasil. Memang benar bahwa di setiap generasi Allah memiliki utusan-utusan-Nya. Bahkan di antara bangsa-bangsa kafir ada orang-orang yang melalui mereka Kristus bekerja untuk mengangkat umat dari dosa dan kehinaan mereka. Tetapi orang-orang ini dihina dan dibenci. Banyak dari mereka menderita kematian yang kejam. Bayangan gelap yang telah Setan lemparkan ke dunia semakin dalam. DA 35.1

Setan berusaha untuk manusia tidak mengenal God.

Kenapa dia mau manusia tidak mengenal God.


Jhn 17:3  And this is life eternal, that they might know thee the only true God, and Jesus Christ, whom thou hast sent.

Karna John 17:3 untuk mengenal God dan AnakNya (Kehidupan kekal).

God adalah Bapa, Anak dan Roh Kudus - sudah tambah gelap di akhir zaman.

Umat Tuhan dibinasakan, karna lack of knowledge.

Lebih gelap, lebih dekat tutup pintu.

Dengan catatan pekerjaan persiapan masing-masing.

Tuhan Yesus akan datang nanti, disaat midnight.

Dia akan datang deliver his people from the midnight (puncak degradasi dunia).



Disaat ada yang lebih jahat, ada yang lebih baik.


Through heathenism, Satan had for ages turned men away from God; but he won his great triumph in perverting the faith of Israel. By contemplating and worshiping their own conceptions, the heathen had lost a knowledge of God, and had become more and more corrupt. So it was with Israel. The principle that man can save himself by his own works lay at the foundation of every heathen religion; it had now become the principle of the Jewish religion. Satan had implanted this principle. Wherever it is held, men have no barrier against sin. DA 35.2

Melalui paganisme, Setan selama berabad-abad telah menjauhkan manusia dari Tuhan; tetapi ia meraih kemenangan besarnya dengan merusak iman Israel. Dengan merenungkan dan menyembah konsepsi mereka sendiri, orang-orang kafir telah kehilangan pengetahuan tentang Tuhan, dan menjadi semakin rusak. Begitu pula dengan Israel. Prinsip bahwa manusia dapat menyelamatkan dirinya sendiri melalui perbuatannya sendiri terletak pada dasar setiap agama kafir; sekarang prinsip itu telah menjadi prinsip agama Yahudi. Setan telah menanamkan prinsip ini. Di mana pun prinsip ini dianut, manusia tidak memiliki penghalang terhadap dosa. DA 35.2

Mat 24:12  And because iniquity shall abound, the love of many shall wax cold.

Matthew 24:12 

Karna kejahatan akan berlimpah-limpah, the love of many menjadi dingin.

Jahat meningkat, baik menghilang.

Jahat meningkat, baik menghilang, tutup pintu.

Kenapa tutup pintu? Karna ada yang baik, yang menerangi kegelapan dunia.

Q.Apa yang saya bikin sekarang untuk menjadi seperti itu?

Kalau saya harap selamat, tetapi tidak bikin apa-apa, saya bilang: akan dirubah diawan-awan.

Dan Tuhan tidak akan pakai saya, kalau saya dalam kegelapan.

Lebih dunia jahat, lebih saya terang; dan tidak bisa tambah terang, kalau tidak bikin apa-apa; the question is what are we doing now?

Setan telah menanamkan prinsip bahwa kita bisa selamat by himself.


The message of salvation is communicated to men through human agencies. But the Jews had sought to make a monopoly of the truth which is eternal life. They had hoarded the living manna, and it had turned to corruption. The religion which they tried to shut up to themselves became an offense. They robbed God of His glory, and defrauded the world by a counterfeit of the gospel. They had refused to surrender themselves to God for the salvation of the world, and they became agents of Satan for its destruction. DA 36.1

Pesan keselamatan disampaikan kepada manusia melalui perantara manusia. Tetapi orang-orang Yahudi telah berusaha memonopoli kebenaran yang adalah hidup kekal. Mereka telah menimbun manna yang hidup, dan itu telah berubah menjadi busuk. Agama yang mereka coba tutup untuk diri mereka sendiri menjadi suatu pelanggaran. Mereka merampas kemuliaan Allah, dan menipu dunia dengan Injil palsu. Mereka menolak untuk menyerahkan diri kepada Allah untuk keselamatan dunia, dan mereka menjadi agen Setan untuk kehancurannya. DA 36.1

Mereka menjadi agen setan untuk membinasakan orang lain = Hawa menjadi agen setan untuk menaklukkan Adam.

Disaat kita lihat gelap, tak lama lagi terang.



The people whom God had called to be the pillar and ground of the truth had become representatives of Satan. They were doing the work that he desired them to do, taking a course to misrepresent the character of God, and cause the world to look upon Him as a tyrant. The very priests who ministered in the temple had lost sight of the significance of the service they performed. They had ceased to look beyond the symbol to the thing signified. In presenting the sacrificial offerings they were as actors in a play. The ordinances which God Himself had appointed were made the means of blinding the mind and hardening the heart. God could do no more for man through these channels. The whole system must be swept away. DA 36.2

Orang-orang yang telah dipanggil Allah untuk menjadi pilar dan dasar kebenaran telah menjadi wakil Setan. Mereka melakukan pekerjaan yang diinginkan Setan, mengambil jalan untuk memalsukan karakter Allah, dan menyebabkan dunia memandang-Nya sebagai seorang tiran. Para imam yang melayani di bait suci telah kehilangan makna dari pelayanan yang mereka lakukan. Mereka telah berhenti melihat melampaui simbol kepada hal yang dilambangkan. Dalam mempersembahkan kurban, mereka seperti aktor dalam sebuah drama. Tata cara yang telah ditetapkan Allah sendiri dijadikan sarana untuk membutakan pikiran dan mengeraskan hati. Allah tidak dapat berbuat lebih banyak bagi manusia melalui cara-cara ini. Seluruh sistem harus disingkirkan. DA 36.2

Wakil setan: we have no king but ceaser.

Mereka mewakili orang Yahudi sebagai wakil setan.

Yang paling banyak teranglah, yang paling gelap.

Kapernaum = SODOM = SDA.

Lebih gelap, lebih dekat kayu salib penganiayaan.


The enemy of souls has sought to bring in the supposition that a great reformation was to take place among Seventh-day Adventists, and that this reformation would consist in giving up the doctrines which stand as the pillars of our faith, and engaging in a process of reorganization. Were this reformation to take place what would result? The principles of truth that God in His wisdom has given to the remnant church would be discarded. Our religion would be changed. The fundamental principles that have sustained the work for the last fifty years would be accounted as error. A new organization would be established. Books of a new order would be written. A system of intellectual philosophy would be introduced. The founders of this system would go into the cities, and do a wonderful work. The Sabbath, of course would be lightly regarded, as also the God who created it. Nothing would be allowed to stand in the way of the new movement. The leaders would teach that virtue is better than vice, but God being removed they would place their dependence on human power, which, without God, is worthless. Their foundation would be built on the sand, and storm and tempest would sweep away the structure. BCL 81.3

Musuh jiwa telah berusaha untuk menanamkan anggapan bahwa reformasi besar akan terjadi di antara umat Advent Hari Ketujuh, dan bahwa reformasi ini akan terdiri dari meninggalkan doktrin-doktrin yang menjadi pilar iman kita, dan terlibat dalam proses reorganisasi. Jika reformasi ini terjadi, apa yang akan terjadi? Prinsip-prinsip kebenaran yang telah diberikan Allah dalam kebijaksanaan-Nya kepada gereja sisa akan dibuang. Agama kita akan diubah. Prinsip-prinsip mendasar yang telah menopang pekerjaan selama lima puluh tahun terakhir akan dianggap sebagai kesalahan. Sebuah organisasi baru akan didirikan. Buku-buku dengan tata cara baru akan ditulis. Sebuah sistem filsafat intelektual akan diperkenalkan. Para pendiri sistem ini akan pergi ke kota-kota, dan melakukan pekerjaan yang luar biasa. Hari Sabat, tentu saja, akan dianggap enteng, begitu pula Allah yang menciptakannya. Tidak ada yang akan diizinkan untuk menghalangi gerakan baru ini. Para pemimpin akan mengajarkan bahwa kebajikan lebih baik daripada kejahatan, tetapi karena Allah disingkirkan, mereka akan bergantung pada kekuatan manusia, yang, tanpa Allah, tidak berharga. Fondasi mereka akan dibangun di atas pasir, dan badai serta angin topan akan menyapu bersih bangunan tersebut. BCL 81.3

SDA tidak ada bedanya dengan Jewish nation.

Sama-sama gelap; sama-sama sweep away.

Tetapi Tuhan Yesus tidak akan datang, kalau tidak ada orang-orang yang menjadi saluran RohNya, yaitu: 144.000.


The deception of sin had reached its height. All the agencies for depraving the souls of men had been put in operation. The Son of God, looking upon the world, beheld suffering and misery. With pity He saw how men had become victims of satanic cruelty. He looked with compassion upon those who were being corrupted, murdered, and lost. They had chosen a ruler who chained them to his car as captives. Bewildered and deceived, they were moving on in gloomy procession toward eternal ruin,—to death in which is no hope of life, toward night to which comes no morning. Satanic agencies were incorporated with men. The bodies of human beings, made for the dwelling place of God, had become the habitation of demons. The senses, the nerves, the passions, the organs of men, were worked by supernatural agencies in the indulgence of the vilest lust. The very stamp of demons was impressed upon the countenances of men. Human faces reflected the expression of the legions of evil with which they were possessed. Such was the prospect upon which the world's Redeemer looked. What a spectacle for Infinite Purity to behold! DA 36.3

Tipu daya dosa telah mencapai puncaknya. Semua kekuatan untuk merusak jiwa manusia telah dioperasikan. Putra Allah, memandang dunia, melihat penderitaan dan kesengsaraan. Dengan belas kasihan Ia melihat bagaimana manusia telah menjadi korban kekejaman setan. Ia memandang dengan penuh kasih sayang kepada mereka yang sedang dirusak, dibunuh, dan binasa. Mereka telah memilih seorang penguasa yang merantai mereka ke keretanya sebagai tawanan. Bingung dan tertipu, mereka bergerak dalam prosesi suram menuju kehancuran abadi—menuju kematian yang tidak ada harapan hidup, menuju malam yang tidak akan ada pagi. Kekuatan setan telah menyatu dengan manusia. Tubuh manusia, yang diciptakan untuk tempat kediaman Allah, telah menjadi tempat tinggal setan. Indra, saraf, nafsu, organ manusia, dikendalikan oleh kekuatan supernatural untuk memuaskan nafsu yang paling hina. Cap setan tercetak pada wajah manusia. Wajah manusia mencerminkan ekspresi legiun kejahatan yang merasuki mereka. Demikianlah pemandangan yang dilihat oleh Penebus dunia. Sungguh pemandangan yang menakjubkan bagi Kemurnian Tak Terbatas untuk disaksikan! DA 36.3

Setan mengerahkan SELURUH tenaganya (super dark).

Dunia tambah lama, tambah jahat.

Untuk bisa menghargai keselamatan, harus gelap banget dunia.

Dan akan diterangi oleh 144.000.


Luke 17:26 + Gen 6:5:

Luk 17:26  And as it was in the days of Noe, so shall it be also in the days of the Son of man.

Gen 6:5  And GOD saw that the wickedness of man was great in the earth, and that every imagination of the thoughts of his heart was only evil continually.

Seperti zaman Nuh "every imagination of the thoughts of his heart was only evil continually"; seperti itu terjadi di zaman anak manusia.

Zaman Nuh "Bestiality" - tambah lama, tambah parah.



2Ti 3:1  This know also, that in the last days perilous times shall come.

2Ti 3:2  For men shall be lovers of their own selves, covetous, boasters, proud, blasphemers, disobedient to parents, unthankful, unholy,

2Ti 3:3  Without natural affection, trucebreakers, false accusers, incontinent, fierce, despisers of those that are good,

2Ti 3:4  Traitors, heady, highminded, lovers of pleasures more than lovers of God;

2Ti 3:5  Having a form of godliness, but denying the power thereof: from such turn away.


Di akhir zaman: mencintai diri sendiri, tamak, membual, sombong, menghujat, tidak taat kepada orang tua, tidak berterima kasih, dan tidak kudus; Tanpa kasih sayang alami, pelanggar perjanjian, penuduh palsu, tidak terkendali, kejam, penghina orang-orang baik; Pengkhianat, orang yang keras kepala, orang yang tinggi hati, pencinta kesenangan lebih daripada pencinta Allah; Memiliki rupa kesalehan, tetapi menyangkal kuasanya: jauhilah orang-orang seperti itu.



Mat 24:10  And then shall many be offended, and shall betray one another, and shall hate one another.

Mat 24:11  And many false prophets shall rise, and shall deceive many.

Mat 24:12  And because iniquity shall abound, the love of many shall wax cold.


Col 1:27  To whom God would make known what is the riches of the glory of this mystery among the Gentiles; which is Christ in you, the hope of glory:

Apa glory?

Kehilangan glory, Adam dan Hawa malu.

Kehilangan glory, daun ara.

Kehilangan glory. kehilangan divine nature dan diganti dengan satanic nature.


Bagian kita dan Kristus yang sama-sama di kegelapan dunia:

Rom 8:3  For what the law could not do, in that it was weak through the flesh, God sending his own Son in the likeness of sinful flesh, and for sin, condemned sin in the flesh:


Tuhan Yesus waktu datang, dia datang dalam sinful flesh.

Apakah itu dosa? Tidak.

Kalau dilayani, dosa.

Kita ada sinful flesh.

Dan dia condemn sin in the flesh.


Rom 8:8  So then they that are in the flesh cannot please God.

Rom 8:9  But ye are not in the flesh, but in the Spirit, if so be that the Spirit of God dwell in you. Now if any man have not the Spirit of Christ, he is none of his.

Romans 8:8, 9

Kalau kamu dalam flesh kamu, kamu tidak bisa please God.

Yang kamu butuhkan ialah Christ be in you (my sinful flesh), inilah yang membuat kita menang.

Bagaimana Kristus menang? Karna the spirit of the Father in my sinful flesh.

In my sinful flesh, Christ in me - Firstfruits akhir zaman.

Kapan Adam dibangkitkan? Waktu tidak ada lagi yang percaya setan.

Dimana Christ in me-lah yang ditunggu oleh orang-orang yang berada di dalam kubur.

When the character of Christ shall be perfectly reproduced in His people, then He will come to claim them as His own. COL 69.1

Apabila karakter Kristus telah terwujud sempurna dalam diri umat-Nya, maka Ia akan datang untuk mengklaim mereka sebagai milik-Nya. COL 69.1

Kutipan ini tidak bicara mengenai kedatangan Kristus pertama, tetapi ini mengenai kedatanganNya didalam hati kita sebelum dia datang di awan-awan.

Apakah 1 John 4:2 adalah John 1:14? TIDAK; Karna John 1:14 itu WAS bukan IS.
IS ini adalah Kristus dalam bentuk Roh yang berdiam dalam saya.


1Jn 4:2  Hereby know ye the Spirit of God: Every spirit that confesseth that Jesus Christ is come in the flesh is of God:

1Jn 4:3  And every spirit that confesseth not that Jesus Christ is come in the flesh is not of God: and this is that spirit of antichrist, whereof ye have heard that it should come; and even now already is it in the world.

1Jn 4:4  Ye are of God, little children, and have overcome them: because greater is he that is in you, than he that is in the world.

Yang datang Kristus bukan God the spirit.
Artinya kalau saya ajarkan God the spirit, itu adalah ajaran antiKristus.
Dan kalau Roh itu bukan Kristus, itulah caranya generasi terakhir tidak pernah akan muncul.
Bisa gak generasi terakhir akan muncul, kalau generasi terakhir percaya God is the spirit? Tidak bisa/
Artinya trinitas memperlama kedatangan Kristus.


Rev 3:20  Behold, I stand at the door, and knock: if any man hear my voice, and open the door, I will come in to him, and will sup with him, and he with me.

Rev 3:21  To him that overcometh will I grant to sit with me in my throne, even as I also overcame, and am set down with my Father in his throne.

Kamu akan menang (Col 1:27), sebagaimana Aku menang (John 14:10).
Sama-sama IN THE SINFUL FLESH.

Tidak bisa menang, kalau bukan Roh Kristus yang berdiam dalam kita.


Rom 16:20  And the God of peace shall bruise Satan under your feet shortly. The grace of our Lord Jesus Christ be with you. Amen.

Apa kaki gereja? TubuhNya Kristus.

Kristus adalah kepala.

Kaki melambangkan gereja.


Dan 11:44  But tidings out of the east and out of the north shall trouble him: therefore he shall go forth with great fury to destroy, and utterly to make away many.

Glad tidings = Dan 11:44.

Orang yang akan mengabarkan injil Mat 24:14 melalui orang-orang inilah yang akan meremukkan kepala setan.

Kayu salib sudah meremukkan kepala setan (tetapi belum complete).

Completenya disaat Kristus di dalam kamu meremukkan kepala setan.


Gen 3:15  And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.

Gospel pertama.


When sin first entered the world, God had promised a deliverer. He had said to the serpent, “I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.” When Jesus came to the world, his own nation despised him, his friends denied him, his brethren did not believe on him. The unbelief with which he was met was indeed a bruising of his heel. Christ, the world’s Redeemer, was buffeted with temptation, but it had been written of him, “He shall not fail, nor be discouraged, till he have set judgment in the earth.” Through the very bruising of his heel by Satan, because of affliction, temptation, and sorrow, Christ was gaining the victory in behalf of the human family; for he triumphed over his enemy in not yielding to his temptation, and thus bruised the head of the serpent. He endured the contradiction of sinners against himself, and every pang of anguish he suffered, every temptation he resisted, as man’s substitute and surety, was elevating the human family in the scale of moral worth, and was procuring for man deliverance from Satan’s power and bondage. The character of Satan, through his efforts to overcome and destroy the Son of God, was developing before the universe, and was being made manifest in its true malignity before the unfallen worlds that had been created by Christ. Every time he stung the heel of Christ with his murderous fang, the serpent was making more sure his own discomfiture and ruin. ST March 26, 1894, par. 2

Ketika dosa pertama kali masuk ke dunia, Allah telah menjanjikan seorang penyelamat. Ia telah berkata kepada ular itu, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan itu, dan antara keturunanmu dan keturunannya; ia akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya.” Ketika Yesus datang ke dunia, bangsa-Nya sendiri membenci-Nya, sahabat-sahabat-Nya menyangkal-Nya, saudara-saudara-Nya tidak percaya kepada-Nya. Ketidakpercayaan yang Dia hadapi memang merupakan luka di tumit-Nya. Kristus, Penebus dunia, dihantam oleh godaan, tetapi telah tertulis tentang Dia, “Ia tidak akan gagal dan tidak akan berkecil hati sampai Ia menegakkan keadilan di bumi.” Melalui luka di tumit-Nya oleh Setan, karena penderitaan, godaan, dan kesedihan, Kristus memperoleh kemenangan bagi umat manusia; karena Ia menang atas musuh-Nya dengan tidak menyerah pada godaannya, dan dengan demikian meremukkan kepala ular itu. Ia menanggung pertentangan orang berdosa terhadap dirinya sendiri, dan setiap penderitaan yang dideritanya, setiap godaan yang ditolaknya, sebagai pengganti dan penjamin manusia, mengangkat keluarga manusia dalam skala nilai moral, dan mendatangkan pembebasan bagi manusia dari kuasa dan perbudakan Setan. Karakter Setan, melalui upayanya untuk mengalahkan dan menghancurkan Putra Allah, berkembang di hadapan alam semesta, dan dinyatakan dalam kejahatannya yang sebenarnya di hadapan dunia yang tidak jatuh yang telah diciptakan oleh Kristus. Setiap kali ia menyengat tumit Kristus dengan taringnya yang mematikan, ular itu semakin memastikan kekalahan dan kehancurannya sendiri. ST 26 Maret 1894, par. 2

Tuhan tidak akan menang melalui saya, kecuali saya dipatuk setan.

Tuhan akan izinkan saya mengalami pengalaman Ayub; karna hanya dengan cara demikianlah setan diinjak kepalanya.

Amunisi Setan harus dikeluarkan semuanya kepada kita, barulah dia ditumbangkan.

Tuhan sedang menang untuk kita, lalu dia mau dia yang menang dalam kita.

Lebih Tuhan Yesus tidak buka mulut, lebih marah si naga (sampai malaikat lihat - it is finished).

Setan akan tambah panas, disaat tidak buka mulut.

Setiap kali dia patuk kakinya Tuhan Yesus --> sedang mempersiapkan untuk sungai Efrata di keringkan, tapi untuk malaikat dan dunia yang tidak pernah jatuh.

Sekarang Tuhan Yesus melakukan lagi di dalam kita, untuk sungai Efrata dikeringkan.


Setan menggunakan istri Ayub dan anak-anaknya, itu sedang mematuk Ayub.

Penggodaan bagi orang kristen adalah kelas berat berkat.


Jhn 14:30  Hereafter I will not talk much with you: for the prince of this world cometh, and hath nothing in me.

Setan harus goda sesuatu di dalam saya (agennya) untuk saya terpancing.

Didalam Tuhan Yesus tidak ada agennya setan, itulah sebabnya mengapa dia tidak buka mulutnya.


The divine nature, combined with the human, made Him capable of yielding to Satan’s temptations. Here the test to Christ was far greater than that of Adam and Eve, for Christ took our nature, fallen but not corrupted, and would not be corrupted unless He received the words of Satan in the place of the words of God. To suppose He was not capable of yielding to temptation places Him where He cannot be a perfect example for man, and the force and the power of this part of Christ’s humiliation, which is the most eventful, is no instruction or help to human beings. 16MR 182.3

Sifat ilahi, yang dipadukan dengan sifat manusiawi, membuat-Nya mampu menyerah pada godaan Setan. Di sini ujian bagi Kristus jauh lebih besar daripada ujian bagi Adam dan Hawa, karena Kristus mengambil sifat manusia kita, yang telah jatuh tetapi belum rusak, dan tidak akan rusak kecuali Dia menerima kata-kata Setan sebagai pengganti kata-kata Allah. Menganggap bahwa Dia tidak mampu menyerah pada godaan menempatkan-Nya pada posisi di mana Dia tidak dapat menjadi teladan yang sempurna bagi manusia, dan kekuatan serta daya dari bagian penghinaan Kristus ini, yang merupakan bagian paling penting, bukanlah pengajaran atau bantuan bagi manusia. 16MR 182.3

Tuhan Yesus ada sinful flesh, tetapi tidak ada carnal mind.

Dan akan menjadi corrupt, kalau dia menggantikan firman Bapa dengan firman setan.

Kalau tidak ada agennya setan, saya tidak akan ke gubris sama sekali.


Heb 4:15  For we have not an high priest which cannot be touched with the feeling of our infirmities; but was in all points tempted like as we are, yet without sin.

Dari semua amunisi setan, tidak pernah membuat Tuhan Yesus lecet.

Tidak meledak, karna memang tidak ada BERBEDA dengan tidak meledak, tapi karna tahan nafas.


Kalau tidak ada titik noda dosa, siap dimeteraikan.

Didalam nature yang sama, Tuhan Yesus taklukkan setan.


Karakter Bapa diungkapkan dengan sempurna di kayu salib.

Caranya setan yang dilakukan kepada Tuhan Yesus, tujuannya untuk Tuhan Yesus bersuara.



A MORE SURE WORD OF PROPHECY 2026







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

THREE ENTITIES: UNDERSTANDING ROMANS 7

WHAT IS FAITH?

ADD TO YOUR FAITH