IS THE LAW SIN?

 MORNING WORSHIP, Tuesday, March 17, 2026.

DEVOTION:

Yang kita pelajari itu yang terpenting, buktinya ada yang mati daripada berdosa.

Tapi itu tergantung yang saya rasa paling penting.

Yang di consider paling penting itu yang akan di cari tahu.

Saya mau benefit dari yang terpenting, karena itu terpenting.

Hukum alam:

Dimana harta [yang paling berharga], disitu hatimu [yang dilihat sebagai paling berharga].

Kita di jangka waktu yang numpang lewat [sementara].

Kalau tidak tau, akan cari yang sementara dan dinikmati sementara.

Perlu lihat dari Alkitab apa yang terpenting, agar yang tidak penting langsung hilang.

Semua belajar dengan latar belakang masing-masing, tapi semoga one mind bahwa belajar itu sangat benefit kalau itu penuhi kebutuhan utama saya, kalau sebelumnya tau apa kebutuhan utama saya.

Saya tidak akan benefit sepenuhnya kalau tidak tau kebutuhan saya.

Contoh:

sakit.

Perlu makan sayur yang tidak disukai.

Awalnya tidak suka makan itu, tapi kalau pikiran katakan itu baik, lama-lama saya bisa jadi suka makan sayur.

Yang menolong saya untuk suka:

Asosiasi.

Firman Tuhan itu normal bagi manusia, dan awalnya rasa tidak normal, tapi lama-lama akan rasa normal.

THE LESSON:

Romans 7:7 (KJV)  What shall we say then? Is the law sin? God forbid. Nay, I had not known sin, but by the law: for I had not known lust, except the law had said, Thou shalt not covet.

Saya tau dosa melalui hukum. 

Artinya dengan adanya hukum, lalu dilanggar, baru ada dosa. 

Artinya hukum yang sudah ada bilang saya berdosa, karna saya melanggar hukum. 

Hukum membuat saya ketahui dosa. 

Ingat kata "known".


Romans 7:1 (KJV) Know ye not, brethren, (for I speak to them that know the law,) how that the law hath dominion over a man as long as he liveth?

Saya berbicara kepada mereka yang tau hukum. 

Mereka ini apa, kalau mereka tau hukum. 

Apa artinya mereka tau hukum? 

Romans 3:1-2 (KJV) What advantage then hath the Jew? or what profit is there of circumcision?

Much every way: chiefly, because that unto them were committed the oracles of God.

Jews : tau hukum. 

Artinya tau hukum : tau dosa. 

Mana duluan ada dosa atau hukum? Hukum. 

Kalau tidak ada hukum, tidak ada dosa dong. 

Artinya kalau ada hukum, belum tentu ada dosa. 


Kalau ada dosa, harus ada hukum. 

Kalau ada hukum, belum tentu ada dosa. 


Saya tidak tau apa itu dosa, kecuali melalui hukum. 

Oh rupanya "thou shalt not covet", itu adalah hukum, dan kalau dilanggar adalah dosa. 

Tau apa dosa, karna tau hukum. 


Romans 7:8 (KJV) But sin, taking occasion by the commandment, wrought in me all manner of concupiscence. For without the law sin was dead.

Apakah hukum itu dosa? 

Setiap kali ada dosa, ada hukum. 

Itulah sebabnya ditanyakan apakah hukum itu dosa. 

Karna setiap kali ada hukum, ada dosa - SALAH, KARNA BELUM TENTU. 

TETAPI dosa yang kamu pikir adalah hukum menggunakan hukum untuk adanya dosa. 

Kok, bisa adanya dosa dulu, lalu gunakan hukum untuk menuduh orang berdosa. Apa maksudnya itu? 

Setan menggunakan hukum untuk orang berdosa (untuk bilang kamu berdosa). 

Setan sangat bergantung dengan keberadaan hukum, waktu hukum itu kita langgar, karna penggodaannya berhasil. 

Setan benci hukum, tetapi dia sangat membutuhkan hukum untuk membinasakan kita. 

Kekuatan setan adalah hukum. 

Setan menggunakan yang baik untuk menghasilkan yang jelek. 

John 8:

Orang-orang Farisi membawa wanita yang kedapatan berzinah. 

Orang Farisi bilang: ngomong-ngomong sesuai HUKUM Musa bilang: orang yang berzinah harus dilempari batu. 

Setan melalui agennya menggunakan hukum kepada orang berdosa. 

Dimana ada dosa, dosa gunakan hukum (itulah sebabnya dimana ada dosa, ada hukum, sebagaimana dimana ada api, ada fireman). 


Dosa menggunakan hukum, karna tanpa hukum, tidak ada dosa. 

Hukum selalu ada, karna hukum adalah karakternya God. 

Karna hukum selalu ada, artinya dosa selalu ada (di bumi ini, setelah Adam dan Hawa berdosa). 

Di bumi ini:

Selalu dosa, karna selalu ada hukum. 

Kalau orang bilang tidak ada dosa, karna dia singkirkan hukum, sebenarnya dia berdosa, bedanya dia tidak tau dia berdosa, tapi karna hukum selalu ada, itu dosa. 

Tanpa hukum bukan berarti tidak ada hukum, tetapi artinya dia tidak tau hukum. 

Tanpa the knowledge of the law, there is no the knowledge of sin. 

Tanpa saya tau dosa, artinya saya tidak tau hukum. 

Tidak ada dosa, artinya tidak tau dosa. 

Tidak ada hukum, artinya tidak tau hukum. 

Romans 7:9 (KJV)  For I was alive without the law once: but when the commandment came, sin revived, and I died.

Karna saya dulu (once artinya sebelum sekarang) saya hidup... 

Rasul Paulus hidupnya setelah Adam dan Hawa berdosa. 

Artinya ada hukum. 

Apa upah dosa: kematian. 

Setelah dosa, 3 ini selalu ada : Hukum, Dosa, Upah dosa. 

Bagaimana kalau orang itu tidak tau hukum? 

Romans 1:20 (KJV) For the invisible things of him from the creation of the world are clearly seen, being understood by the things that are made, even his eternal power and Godhead; so that they are without excuse:

Karna dari hal-hal nya Tuhan yang tidak kelihatan. 

Kapan tidak kelihatannya? Penciptaan bumi. 

Penciptaan bumi:

Genesis 1:3 (KJV) And God said, Let there be light: and there was light.

Gen 1:3 Apakah light kelihatan? Kelihatan. 

Apakah God bisa dilihat, kalau kita tidak berdosa? Bisa. 

Apakah malaikat di surga bisa lihat Bapa? Bisa. 

Apa yang tidak kelihatan? Perkataannya, nafasnya, walaupun bisa kedengaran. 

Psalms 33:6 (KJV) By the word of the LORD were the heavens made; and all the host of them by the breath of his mouth.

Firman = nafas. 

Bisa gak ngomong tanpa bernafas? Tidak bisa, oleh sebab itu 1 paket. 

Dia berbicara (kedengaran, tetapi tidak kelihatan), langsung menjadi ada. 

Apa yang dari penciptaan yang tidak kelihatannya daripada God? Nafas. 

John 6:63 (KJV) It is the spirit that quickeneth; the flesh profiteth nothing: the words that I speak unto you, they are spirit, and they are life.

Nafas = Firman = Roh. 

1 Thessalonians 1:5 (KJV) For our gospel came not unto you in word only, but also in power, and in the Holy Ghost, and in much assurance; as ye know what manner of men we were among you for your sake.

Injil adalah power, bukan hanya perkataan doang, tetapi kuasa Tuhan adalah firman yang adalah kuasa yang membuat menjadi ada yang dia bilang, yang sebelum dibilang tidak ada. 

Kalau kita setia, kita akan bertemu pencipta yang menciptakan Adam dan Hawa yang mengadopsi dari anak-anak setan menjadi anak-anaknya God. 

Power = Spirit = Word = Breath - TIDAK KELIHATAN. 

Yang gak kelihatan menjadikan kelihatan apa yang dibilang. 

Walaupun kuasa itu tidak kelihatan, tetapi kita bisa lihat itu melalui yang bisa kita lihat. 

👀lihat pohon (make sure bukan pohon plastik): saya mengerti dahsyatnya Pencipta saya. 

Tidak ada alasan untuk saya tidak kenal God, karna bisa kenal God melalui yang diciptakan, dengan catatan: tidak tinggal di tengah kota (karna pada umumnya hasil karya manusia). 

Alam ada lawnya sendiri. 

Tidak ada alasan untuk tidak kenal God. 

The law of nature reveal the law of God. 

Romans 7:9 (KJV) For I was alive without the law once: but when the commandment came, sin revived, and I died.

Saya dulu hidup tanpa hukum. 

Tanpa hukum artinya tanpa pengetahuan hukum. 

Kalau dulu saya tanpa pengetahuan hukum:

Apakah artinya tidak ada hukum? Tidak. 

Apakah artinya saya tanpa pengetahuan hukum? Iya. 

Apakah artinya saya tidak berdosa? Tidak, artinya saya berdosa, kenapa? Karna hukum selalu ada, bedanya sayanya saja yang tidak tau hukum, sehingga saya pikir saya tidak berdosa. 

Kata Alive di 1 kategorikan dengan kata Died. 

Apa artinya revived - hidup kembali. 

Vive adalah life. 

Apa yang hidup kembali? Dosa. 

Artinya tadi dosa mati. 

Waktu dosa hidup sekarang, tadi saya hidup. 

Tadi bukan sekarang. 

Beda waktu dan beda siapa yang hidup di masing-masing waktu. 

Tadi saya hidup, dosa mati. 

Sekarang dosa hidup, saya mati.

Kapan dosa mati? Waktu saya tidak tau hukum. 

Dosa mati : saya tidak tau saya berdosa, karna saya tidak tau hukum. 

Dosa hidup : saya tau saya berdosa, karna saya tau hukum. 

 Saya hidup : waktu saya tidak tau hukum. 

Waktu saya tau hukum, saya mati. 

FORMULA:

(TAU) HUKUM -- (TAU) DOSA -- (TAU) MATI. 

(TIDAK TAU) HUKUM -- (MATI) NO DOSA (HIDUP) MATI. 


No. 1 Hukum. 

Hukum kalau dilanggar adalah kematian. 

Diantara hukum dan kematian adalah dosa. 

Hukum - Dosa - Mati. 

Hukum, hukum dilanggar - dosa, dosa upahnya mati. 


Prinsip:

1.Hukum (dilanggar) --- Dosa (melanggar hukum) -- Mati (upah dosa). 

2.Hukum (TIDAK dilanggar) --- TIDAK ADA Dosa (melanggar hukum) -- TIDAK ADA KEMATIAN (hidup). 


Pola:

Saya hidup, saya tidak tau saya berdosa, karna saya tidak tau hukum.

Saya mati, saya tau saya berdosa, karna saya tau hukum. 


A MORE SURE WORD OF PROPHECY 2026.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

THREE ENTITIES: UNDERSTANDING ROMANS 7

WHAT IS FAITH?

ADD TO YOUR FAITH