THE WATER OF THE GREAT RIVER EUPHRATES WAS DRIED UP
BIBLE TRAINING SCHOOL, Saturday, March 14, 2026.
Apa yang mempercepat kedatangan Tuhan Yesus?
Waktu air sungai Efrata dikeringkan.
Semua yang mati yang beriman kepada Tuhan Yesus akan dibangkitkan.
Apa yang menyebabkan mereka dibangkitkan?
Firstfruits.
Firstfruits artinya bukan dalam konteks waktu atau siapa duluan dipanen atau dibangkitkan.
Tetapi Firstfruits ini mengenai kebangkitan siapa yang menyebabkan kebangkitan.
Dan orang-orang ini tidak akan dibangkitkan, kalau Tuhan Yesus bukan firstfruits.
Waktu Kristus bangkit dari kubur, dialah penyebabnya kenapa ada 8 kebangkitan, 2 ke surga dan 6 ke kubur (Musa bangkit, Elders yang naik bersama Kristus, Elijah, Enoch masuk surga; mereka harus turun dari surga, kalau Tuhan Yesus tidak bangkit).
Kenapa yang lain belum bangkit, pada waktu Tuhan Yesus bangkit?
Harus ada sesuatu yang terjadi untuk yang lain dibangkitkan; selain kebangkitan Yesus.
Revelation 16:12 And the sixth angel poured out his vial upon the great river Euphrates; and the water thereof was dried up, that the way of the kings of the east might be prepared.
Salah satu tulah dimana sungai Efrata dikeringkan - banyak orang akan dipanggil keluar dari fallen churches, termasuk nominal Adventists yang sudah jatuh, karna sudah merubah fondasinya, sudah melakukan fornication, dan membawa segala urusan gereja ke pengadilan.
Airnya dikeringkan, disaat itu Babylon jatuh; dan umat Tuhan harus dipanggil keluar.
Revelation 12:7 And there was war in heaven: Michael and his angels fought against the dragon; and the dragon fought and his angels,
Ada peperangan di surga yang terjadi antara Michael dan dragon dan malaikat-malaikatnya masing-masing.
Mereka (setan dan malaikat-malaikatnya) dibuang dari surga, karna mereka menolak Kristus sebagai AnakNya God.
Revelation 12:9 And the great dragon was cast out, that old serpent, called the Devil, and Satan, which deceiveth the whole world: he was cast out into the earth, and his angels were cast out with him.
Revelation 12:10 And I heard a loud voice saying in heaven, Now is come salvation, and strength, and the kingdom of our God, and the power of his Christ: for the accuser of our brethren is cast down, which accused them before our God day and night.
Sekaranglah tiba keselamatan (ini bicara kayu salib; dan ini Tuhan Yesus sudah bangkit).
Karna penuduh (setan) dari kita punya brethren (yang dituduh).
Setan yang menuduh kita punya brethren, dia dibuang (cast down).
Cast down diayat 10 berbeda dengan cast out diayat 9.
Jadi diayat 10 cast down artinya bukan dibuang dari surga, karna sudah 4000 tahun+ yang lalu dia dibuang.
Jadi kita mau cari tau apa artinya cast down dan siapa ini brethren?
Revelation 22:8 And I John saw these things, and heard them. And when I had heard and seen, I fell down to worship before the feet of the angel which shewed me these things.
Revelation 22:9 Then saith he unto me, See thou do it not: for I am thy fellowservant, and of thy brethren the prophets, and of them which keep the sayings of this book: worship God.
Artinya our brethren adalah malaikat.
Setan menuduh kita punya brethren, yaitu: malaikat.
Jadi mereka menuduh malaikat di surga.
Artinya setan yang sudah dibuang dari surga, masih menuduh malaikat di surga.
Setan yang dibuang dari surga, dibuang bukan dari surga, karna dia sudah dibuang, melainkan dia dibuang, karna menuduh malaikat di surga.
Revelation 12:10 And I heard a loud voice saying in heaven, Now is come salvation, and strength, and the kingdom of our God, and the power of his Christ: for the accuser of our brethren is cast down, which accused them before our God day and night.
Setelah dia dibuang dari surga, si penuduh kita punya brethren di cast down.
Revelation 12:12 Therefore rejoice, ye heavens, and ye that dwell in them. Woe to the inhabiters of the earth and of the sea! for the devil is come down unto you, having great wrath, because he knoweth that he hath but a short time.
Karna setan di cast down; bersukacitalah makhluk yang di surga (bukan di bumi).
Kenapa? Karna dia tidak bisa accuse mereka lagi.
Dibuang artinya dia tidak bisa menuduh-nuduh lagi atau mempengaruhi malaikat-malaikat di surga.
Waktu dia diusir dari surga, dia bisa mengunjungi bumi-bumi diluar surga dan bisa menuduh mereka, dan waktu di kayu salib, sudah tidak bisa lagi.
Dan karna dia tidak bisa menuduh lagi, surga bersukacita dan cilakalah bumi.
Apa bedanya sebelum kayu salib dan setelah kayu salib?
Dalam 4000 tahun+ dia bisa goda di surga dan di bumi.
Tetapi setelah kayu salib: seluruh tenaganya, waktunya dan pengalamannya untuk menggoda malaikat, setan kerahkan semuanya kepada kita di bumi, oleh sebab itu celakalah kita yang di bumi; yang tadinya dia terbagi tenaganya untuk menggoda kita di bumidan malaikat-malaikat yang diluar surga.
But as the church approaches her final deliverance, Satan is to work with greater power. He comes down “having great wrath, because he knoweth that he hath but a short time.” Revelation 12:12. He will work “with all power and signs and lying wonders.” 2 Thessalonians 2:9. For six thousand years that mastermind that once was highest among the angels of God has been wholly bent to the work of deception and ruin. And all the depths of satanic skill and subtlety acquired, all the cruelty developed, during these struggles of the ages, will be brought to bear against God's people in the final conflict. And in this time of peril the followers of Christ are to bear to the world the warning of the Lord's second advent; and a people are to be prepared to stand before Him at His coming, “without spot, and blameless.” 2 Peter 3:14. At this time the special endowment of divine grace and power is not less needful to the church than in apostolic days. GC ix.4
Namun, ketika gereja mendekati pembebasan terakhirnya, Setan akan bekerja dengan kuasa yang lebih besar. Ia turun dengan "murka yang besar, karena ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit." Wahyu 12:12. Ia akan bekerja "dengan segala kuasa dan tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban palsu." 2 Tesalonika 2:9. Selama enam ribu tahun, dalang yang dulunya tertinggi di antara malaikat-malaikat Allah itu telah sepenuhnya terarah pada pekerjaan penipuan dan kehancuran. Dan semua kedalaman keterampilan dan kelicikan setan yang diperoleh, semua kekejaman yang dikembangkan, selama perjuangan zaman ini, akan digunakan untuk melawan umat Allah dalam konflik terakhir. Dan pada masa bahaya ini, para pengikut Kristus harus menyampaikan kepada dunia peringatan tentang kedatangan Tuhan yang kedua; dan umat harus dipersiapkan untuk berdiri di hadapan-Nya pada kedatangan-Nya, "tanpa cela dan tanpa noda." 2 Petrus 3:14. Pada saat ini, karunia khusus kasih karunia dan kuasa ilahi tidak kurang dibutuhkan oleh gereja daripada pada zaman para rasul. GC ix.4
Sebagaimana gereja mendekati akhir zaman --> setan akan bekerja lebih besar.
Dia akan bekerja dengan menggunakan semua kuasanya untuk 6000 tahun, dia sudah menjadi mastermind dan sepenuhnya dia akan kerahkan tenaga jiwa dan raganya untuk menipu dan membinasakan kita.
Semua kelihaian setan dan semua kejahatannya yang dibentuk yang dia peroleh dalam segala perjuangannya selama beribu-ribu tahun akan dihadapkan kepada umat-umat Tuhan di konflik terakhir dan kita semualah sasarannya.
Semua tenaganya dikerahkan 100%. Dan saya dan saudaralah targetnya setan.
What are we doing now?
Pada waktu ini, pengikut Kristus akan mengabarkan kepada dunia akan kedatanganNya Kristus dan kita harus mempersiapkan untuk bisa berdiri di kedatangan Kristus tanpa dosa dan tanpa cacat, walaupun penggodaan setan tidak pernah sesengit ini.
Dimana 100% dia kerahkan tenaganya untuk kita, oleh sebab itu kita harus kedapatan 100% tanpa cacat, 0 noda dosa.
Apa yang saya bikin dalam setiap kegiatan hidup saya dalam 7 hari yang mempersiapkan akan hal ini, setelah saya dengar seperti apa ganasnya musuh saya?
Not one of us will ever receive the seal of God while our characters have one spot or stain upon them. It is left with us to remedy the defects in our characters, to cleanse the soul temple of every defilement. Then the latter rain will fall upon us as the early rain fell upon the disciples on the Day of Pentecost. 5T 214.2
Tidak seorang pun dari kita akan menerima meterai Allah selama karakter kita masih memiliki satu noda atau cela. Tugas kita adalah memperbaiki kekurangan dalam karakter kita, membersihkan bait jiwa dari setiap pencemaran. Kemudian hujan akhir akan turun atas kita seperti hujan awal yang turun atas murid-murid pada Hari Pentekosta. 5T 214.2
Untuk dimeteraikan saya tidak boleh kedapatan 1 cacat noda.
Saya berada dalam proses sanctification ditengah serangan setan 100% kepada saya.
Artinya kita harus tanpa noda dan tanpa cacat --> baru bisa terima hujan seperti di hari Pentecost.
Pertanyaannya: apa yang kita lakukan sekarang?
Christ is waiting with longing desire for the manifestation of Himself in His church. When the character of Christ shall be perfectly reproduced in His people, then He will come to claim them as His own. COL 69.1
Kristus menantikan dengan penuh kerinduan akan manifestasi Diri-Nya dalam gereja-Nya. Ketika karakter Kristus terwujud sempurna dalam umat-Nya, maka Ia akan datang untuk mengklaim mereka sebagai milik-Nya. COL 69.1
Kristus menunggu kita dengan keinginan yang sangat besar sampai 100% karakter Dia dengan sempurna di reproduced di dalam umatNya (bukan kita yang tunggu Kristus).
Kalau kita mencapai pengungkapan karakter Kristus 100%, maka karakter setan terungkap 100%; barulah Kristus sebagai firstfruit yang membangkitkan semua yang mati, bangkit.
Bapa gunakan sinful flesh manusia selama 6000 tahun untuk menaklukkan setan; pertama melalui AnakNya dan yang kedua melalui AnakNya yang berdiam dalam kita.
Karakter Bapa diungkapkan di dalam kita ditengah-tengah serangan setan yang 100% yang menyerang kita yang lemah, karna sinful flesh = Abraham ada anak Ishak ditengah istrinya yang mandul.
Hanya dengan demikianlah --> Dunia akan melihat karakter setan sebagaimana malaikat melihat karakter setan di kayu salib.
For six thousand years that mastermind that once was highest among the angels of God has been wholly bent to the work of deception and ruin. And all the depths of satanic skill and subtlety acquired, all the cruelty developed, during these struggles of the ages, will be brought to bear against God's people in the final conflict. And in this time of peril the followers of Christ are to bear to the world the warning of the Lord's second advent; and a people are to be prepared to stand before Him at His coming, “without spot, and blameless.” 2 Peter 3:14. GC ix.4
Satan declared that it was impossible for the sons and daughters of Adam to keep the law of God, and thus charged upon God a lack of wisdom and love. If they could not keep the law, then there was fault with the Lawgiver. Men who are under the control of Satan repeat these accusations against God, in asserting that men can not keep the law of God. ST January 16, 1896, par. 2
Setan menyatakan bahwa mustahil bagi putra dan putri Adam untuk menaati hukum Allah, dan dengan demikian menuduh Allah kurang bijaksana dan kurang kasih. Jika mereka tidak dapat menaati hukum, maka ada kesalahan pada Sang Pemberi Hukum. Manusia yang berada di bawah kendali Setan mengulangi tuduhan ini terhadap Allah, dengan menegaskan bahwa manusia tidak dapat menaati hukum Allah. ST 16 Januari 1896, par. 2
Untuk 6000 tahun, 100% kejahatannya setan akan arahkan rudalnya kepada saya dan saudara-saudara.
Bisa gak kita walaupun kita tidak bilang, tetapi dalam kehidupan kita bilang "kita gak bisa berhenti berdosa" -- ini Tuhan Yesus tidak akan datang = my Lord delayeth his coming.
Setan bilang mustahil kita bisa menurut hukum Tuhan.
Dan kalau kita gak bisa menurut hukum Tuhan dan kita percaya itu, maka siapa yang Tuhan mau gunakan untuk mengungkapkan karakter setan?
Disaat kita percaya setan --> kita menuduh Tuhan, kok, kasih hukum yang tidak bisa dituruti.
Kita ini minoritas dalam segala hal, tetapi dari yang si minoritas inilah yang akan keluarlah si Isaac.
Romans 9:28 For he will finish the work, and cut it short in righteousness: because a short work will the Lord make upon the earth.
God will finish the work.
Dia yang ciptakan bintang.
Dia malahan mempersingkat pekerjaannya.
Pekerjaannya yang dia akan kerjakan di bumi akan sangat singkat.
Kalau saya percaya Tuhan bekerja, pekerjaannya cepat.
Kenapa? Karna Tuhan tau persis kekuatan setan seperti apa di akhir zaman.
Tuhan tau betapa kuatnya setan, Tuhan tau semua kesulitan yang kita hadapi di akhir zaman.
Tuhan bilang I will finish the work = AMEN.
Artinya kita harus lihat apa yang Tuhan bisa lakukan, jangan fokus kepada saya yang tidak bisa (Sarah mandul).
When Christ ceases His intercession in the sanctuary, the unmingled wrath threatened against those who worship the beast and his image and receive his mark (Revelation 14:9, 10), will be poured out. The plagues upon Egypt when God was about to deliver Israel were similar in character to those more terrible and extensive judgments which are to fall upon the world just before the final deliverance of God's people. Says the revelator, in describing those terrific scourges: “There fell a noisome and grievous sore upon the men which had the mark of the beast, and upon them which worshiped his image.”GC 627.3
Ketika Kristus berhenti menjadi perantaraan-Nya di tempat kudus, murka yang tak tercampurkan yang diancamkan terhadap mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya serta menerima tandanya (Wahyu 14:9, 10), akan dicurahkan. Wabah yang menimpa Mesir ketika Allah hendak membebaskan Israel serupa dengan penghukuman yang lebih mengerikan dan luas yang akan menimpa dunia tepat sebelum pembebasan terakhir umat Allah. Kata sang pewahyuan, dalam menggambarkan malapetaka yang mengerikan itu: “Terjadilah luka yang menjijikkan dan menyakitkan pada orang-orang yang mempunyai tanda binatang itu dan pada mereka yang menyembah patungnya.” GC 627.3
Disaat Kristus selesai pekerjaan memerantarai di sanctuary --> akan ada murka yang tidak di campur dengan mercy kepada orang-orang yang worship beast dan his image dan yang terima MOB.
Tulah-tulah yang diterima orang Mesir, ketika mau selamatkan Israel dari Mesir --> Mirip karakter dan lebih mengerikan dan akan jatuh kepada dunia hanya sebelum Tuhan selamatkan umat-umatNya.
Akan ada orang-orang yang alami bisul.
Mrs.White sedang bahas Revelation 16:2-9.
The sea “became as the blood of a dead man: and every living soul died in the sea.” GC 627.3
Laut “menjadi seperti darah orang mati: dan setiap jiwa yang hidup mati di laut.” GC 627.3
And “the rivers and fountains of waters ... became blood.” GC 627.3
Dan “sungai-sungai dan mata air ... menjadi darah.” GC 627.3
Revelation 16:3 And the second angel poured out his vial upon the sea; and it became as the blood of a dead man: and every living soul died in the sea.
Terrible as these inflictions are, God's justice stands fully vindicated. The angel of God declares: “Thou art righteous, O Lord, ... because Thou hast judged thus. For they have shed the blood of saints and prophets, and Thou hast given them blood to drink; for they are worthy.” Revelation 16:2-6. GC 627.3
Betapa pun mengerikannya penderitaan ini, keadilan Allah sepenuhnya terbukti. Malaikat Allah menyatakan: “Engkau adil, ya Tuhan, ... karena Engkau telah menghakimi demikian. Sebab mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, dan Engkau telah memberi mereka darah untuk diminum; sebab mereka layak menerimanya.” Wahyu 16:2-6. GC 627.3
In the plague that follows, power is given to the sun “to scorch men with fire. And men were scorched with great heat.” Verses 8, 9. GC 628.1
Dalam wabah yang terjadi kemudian, kuasa diberikan kepada matahari “untuk membakar manusia dengan api. Dan manusia terbakar oleh panas yang hebat.” Ayat 8, 9. GC 628.1
These plagues are not universal, or the inhabitants of the earth would be wholly cut off. Yet they will be the most awful scourges that have ever been known to mortals. All the judgments upon men, prior to the close of probation, have been mingled with mercy. The pleading blood of Christ has shielded the sinner from receiving the full measure of his guilt; but in the final judgment, wrath is poured out unmixed with mercy. GC 628.2
Wabah-wabah ini tidak bersifat universal, atau penduduk bumi akan sepenuhnya dimusnahkan. Namun, ini akan menjadi malapetaka paling mengerikan yang pernah dikenal oleh manusia. Semua penghakiman atas manusia, sebelum berakhirnya masa percobaan, telah bercampur dengan belas kasihan. Darah Kristus yang memohon telah melindungi orang berdosa dari menerima hukuman penuh atas kesalahannya; tetapi dalam penghakiman terakhir, murka dicurahkan tanpa bercampur dengan belas kasihan. GC 628.2
Revelation 16:2 And the first went, and poured out his vial upon the earth; and there fell a noisome and grievous sore upon the men which had the mark of the beast, and upon them which worshipped his image.
Revelation 16:3 And the second angel poured out his vial upon the sea; and it became as the blood of a dead man: and every living soul died in the sea.
Revelation 16:4 And the third angel poured out his vial upon the rivers and fountains of waters; and they became blood.
Revelation 16:5 And I heard the angel of the waters say, Thou art righteous, O Lord, which art, and wast, and shalt be, because thou hast judged thus.
Tulah 1 - tulah 4.
Tulah 1-4 tidak universal.
Apakah sungai Efrata yang dikeringkan ini ada umat Tuhan yang dipanggil keluar dari Babylon? Ada.
Apakah setelah tutup pintu masih ada yang dipanggil keluar? Tidak.
Application sesungguhnya Rev 16:12 terjadinya di antara tulah ke-6 dan tulah ke-7 (reality yang terjadi setelah tutup pintu).
Tetapi fractalnya terjadi sekarang.
Revelation 16:12 And the sixth angel poured out his vial upon the great river Euphrates; and the water thereof was dried up, that the way of the kings of the east might be prepared.
Revelation 16:13 And I saw three unclean spirits like frogs come out of the mouth of the dragon, and out of the mouth of the beast, and out of the mouth of the false prophet.
Revelation 16:14 For they are the spirits of devils, working miracles, which go forth unto the kings of the earth and of the whole world, to gather them to the battle of that great day of God Almighty.
Revelation 16:15 Behold, I come as a thief. Blessed is he that watcheth, and keepeth his garments, lest he walk naked, and they see his shame.
Setelah tulah ke-6 dan ke-7 tidak lama kemudian Tuhan Yesus datang.
Apa artinya air dikeringkan (tulah ke-6)?
Fearful sights of a supernatural character will soon be revealed in the heavens, in token of the power of miracle-working demons. The spirits of devils will go forth to the kings of the earth and to the whole world, to fasten them in deception, and urge them on to unite with Satan in his last struggle against the government of heaven. By these agencies, rulers and subjects will be alike deceived. Persons will arise pretending to be Christ Himself, and claiming the title and worship which belong to the world's Redeemer. They will perform wonderful miracles of healing and will profess to have revelations from heaven contradicting the testimony of the Scriptures. GC 624.1
Pemandangan menakutkan yang bersifat supranatural akan segera terungkap di langit, sebagai tanda kekuatan iblis yang melakukan mukjizat. Roh-roh iblis akan pergi kepada raja-raja bumi dan ke seluruh dunia, untuk menjebak mereka dalam tipu daya, dan mendorong mereka untuk bersatu dengan Setan dalam perjuangan terakhirnya melawan pemerintahan surga. Melalui perantaraan ini, penguasa dan rakyat akan sama-sama tertipu. Akan muncul orang-orang yang berpura-pura menjadi Kristus sendiri, dan mengklaim gelar dan penyembahan yang menjadi hak Penebus dunia. Mereka akan melakukan mukjizat penyembuhan yang menakjubkan dan akan mengaku memiliki wahyu dari surga yang bertentangan dengan kesaksian Kitab Suci. GC 624.1
Untuk bergabung dengan setan ada tahapnya.
Walaupun mereka sudah bergabung dengan setan, tetapi baru disinilah mereka bergabung dengan setan sepenuhnya.
Rulers dan Subjects/Servants - semua akan tertipu (akan bergabung dengan setan 100%).
Artinya apakah sebelum tulah ke-6 ini, apakah keturunan Ishmael masih berantem dengan keturunannya Ishak? Iya; sebagaimana Iran serang Israel (dong deng dong).
Kenapa? Karna mereka belum UNITE sampai tulah ke-6.
Tulah ke-6 : setan mengundang mereka untuk BERSATU.
Saduki + Farisi bergabung sebagaimana Kristus menjadi sasaran mereka, sebegitu juga kita menjadi sasaran seluruh dunia.
Revelation 17:12 And the ten horns which thou sawest are ten kings, which have received no kingdom as yet; but receive power as kings one hour with the beast.
10 Raja = 10 jari kaki.
Revelation 17:13 These have one mind, and shall give their power and strength unto the beast.
Ini kings sekarang belum one mind.
Tetapi disaat tulah ke-6, mereka one mind.
“These have one mind.” There will be a universal bond of union, one great harmony, a confederacy of Satan’s forces. “And shall give their power and strength unto the beast.” 3SM 392.4
“Mereka memiliki satu pikiran.” Akan ada ikatan persatuan universal, satu harmoni besar, sebuah persekutuan kekuatan Setan. “Dan akan memberikan kuasa dan kekuatan mereka kepada binatang itu.” 3SM 392.4
In the warfare to be waged in the last days there will be united, in opposition to God’s people, all the corrupt powers that have apostatized from allegiance to the law of Jehovah. 3SM 392.5
Peperangan yang akan terjadi di hari-hari terakhir, akan bersatu, menentang umat Allah, semua kekuatan korup yang telah murtad dari kesetiaan kepada hukum Yehuwa. 3SM 392.5
One mind tujuannya untuk menyerang umat Tuhan yang sedang hidup untuk nanti bukan untuk sekarang.
Mereka mau bunuh umat Tuhan.
Saya kalau masih hidup akan dikenal sebagai pemberontak dunia.
When the protection of human laws shall be withdrawn from those who honor the law of God, there will be, in different lands, a simultaneous movement for their destruction. As the time appointed in the decree draws near, the people will conspire to root out the hated sect. It will be determined to strike in one night a decisive blow, which shall utterly silence the voice of dissent and reproof. GC 635.1
Ketika perlindungan hukum manusia dicabut dari mereka yang menghormati hukum Tuhan, akan ada gerakan serentak untuk menghancurkan mereka di berbagai negeri. Saat waktu yang ditetapkan dalam dekrit semakin dekat, rakyat akan bersekongkol untuk membasmi sekte yang dibenci. Akan diputuskan untuk memberikan pukulan telak dalam satu malam, yang akan membungkam sepenuhnya suara perbedaan pendapat dan teguran. GC 635.1
Akan ada satu malam, mereka mau binasakan umat Tuhan yang selalu menegur mereka.
Jadi ada UUHM yang terjadinya sebelum tutup pintu, tetapi tanpa death decree; karna death decreenya terjadi setelah tulah ke-6.
Nanti UUHM baru lari ke country - ini sudah bukan main terlambatnya.
Kalau mau ke country sekarang bukan nanti.
The people of God—some in prison cells, some hidden in solitary retreats in the forests and the mountains—still plead for divine protection, while in every quarter companies of armed men, urged on by hosts of evil angels, are preparing for the work of death. It is now, in the hour of utmost extremity, that the God of Israel will interpose for the deliverance of His chosen. Saith the Lord; “Ye shall have a song, as in the night when a holy solemnity is kept; and gladness of heart, as when one goeth ... to come into the mountain of the Lord, to the Mighty One of Israel. And the Lord shall cause His glorious voice to be heard, and shall show the lighting down of His arm, with the indignation of His anger, and with the flame of a devouring fire, with scattering, and tempest, and hailstones.” Isaiah 30:29, 30. GC 635.2
Umat Allah—sebagian di dalam sel penjara, sebagian bersembunyi di tempat-tempat terpencil di hutan dan pegunungan—masih memohon perlindungan ilahi, sementara di setiap penjuru, gerombolan orang bersenjata, yang didorong oleh pasukan malaikat jahat, sedang mempersiapkan pekerjaan kematian. Sekaranglah saatnya, di saat yang paling genting, Allah Israel akan campur tangan untuk menyelamatkan umat pilihan-Nya. Firman Tuhan: “Kamu akan bernyanyi, seperti pada malam hari ketika perayaan kudus diadakan; dan bersukacita dalam hati, seperti ketika seseorang pergi ... untuk datang ke gunung Tuhan, kepada Yang Mahakuasa Israel. Dan Tuhan akan membuat suara-Nya yang mulia terdengar, dan akan menunjukkan turunnya tangan-Nya, dengan murka-Nya yang dahsyat, dan dengan nyala api yang menghanguskan, dengan badai, dan hujan es.” Yesaya 30:29, 30. GC 635.2
Waktu mereka berperang, disaat inilah waktu kita untuk bersiap.
Di jam sekarang ini, utmost extremity (paling jauh dari jantung), seakan-akan Tuhan jauh dari kita; disitulah Tuhan campur tangan untuk deliver His chosen people (Dan 12:1).
Jadi kita akan dibakar habis-habisan, karna masih ada earthliness.
Artinya penganiayaan adalah cara yang paling ampuh untuk memulihkan gereja Kristus.
With shouts of triumph, jeering, and imprecation, throngs of evil men are about to rush upon their prey, when, lo, a dense blackness, deeper than the darkness of the night, falls upon the earth. Then a rainbow, shining with the glory from the throne of God, spans the heavens and seems to encircle each praying company. The angry multitudes are suddenly arrested. Their mocking cries die away. The objects of their murderous rage are forgotten. With fearful forebodings they gaze upon the symbol of God's covenant and long to be shielded from its overpowering brightness. GC 635.3
Dengan sorak-sorai kemenangan, ejekan, dan kutukan, gerombolan orang jahat hendak menyerbu mangsa mereka, ketika, tiba-tiba, kegelapan pekat, lebih gelap dari kegelapan malam, menyelimuti bumi. Kemudian pelangi, bersinar dengan kemuliaan dari takhta Allah, membentang di langit dan tampak mengelilingi setiap kelompok yang berdoa. Kerumunan yang marah itu tiba-tiba terhenti. Teriakan ejekan mereka lenyap. Objek kemarahan mereka yang mematikan dilupakan. Dengan firasat buruk, mereka menatap simbol perjanjian Allah dan merindukan perlindungan dari cahayanya yang menyilaukan. GC 635.3
Saat ada kegelapan, tiba-tiba ada rainbow.
Apakah mereka tadi mau bunuh umat Tuhan? Iya.
Apakah mereka sudah dikuasai setan untuk bersatu dengan senang untuk membunuh umat Tuhan? Iya.
By the people of God a voice, clear and melodious, is heard, saying, “Look up,” and lifting their eyes to the heavens, they behold the bow of promise. The black, angry clouds that covered the firmament are parted, and like Stephen they look up steadfastly into heaven and see the glory of God and the Son of man seated upon His throne. In His divine form they discern the marks of His humiliation; and from His lips they hear the request presented before His Father and the holy angels: “I will that they also, whom Thou hast given Me, be with Me where I am.” John 17:24. Again a voice, musical and triumphant, is heard, saying: “They come! they come! holy, harmless, and undefiled. They have kept the word of My patience; they shall walk among the angels;” and the pale, quivering lips of those who have held fast their faith utter a shout of victory. GC 636.1
Di antara umat Allah terdengar suara yang jernih dan merdu, berkata, “Pandanglah ke atas,” dan dengan mengangkat mata mereka ke langit, mereka melihat busur janji. Awan hitam dan marah yang menutupi cakrawala terbelah, dan seperti Stefanus mereka memandang ke langit dengan teguh dan melihat kemuliaan Allah dan Anak Manusia yang duduk di atas takhta-Nya. Dalam wujud ilahi-Nya mereka melihat tanda-tanda kerendahan hati-Nya; dan dari bibir-Nya mereka mendengar permohonan yang disampaikan di hadapan Bapa-Nya dan para malaikat kudus: “Aku menghendaki mereka juga, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, berada bersama-Ku di tempat Aku berada.” Yohanes 17:24. Sekali lagi terdengar suara yang merdu dan penuh kemenangan, berkata: “Mereka datang! Mereka datang! Kudus, tidak bersalah, dan tidak bercela. Mereka telah memelihara firman kesabaran-Ku; mereka akan berjalan di antara para malaikat;” dan bibir pucat yang gemetar dari mereka yang telah berpegang teguh pada iman mereka berseru kemenangan. GC 636.1
Saat pengungkapan mau bunuh umat Tuhan, 100% tertipu.
When the voice of God turns the captivity of His people, there is a terrible awakening of those who have lost all in the great conflict of life. While probation continued they were blinded by Satan's deceptions, and they justified their course of sin. The rich prided themselves upon their superiority to those who were less favored; but they had obtained their riches by violation of the law of God. They had neglected to feed the hungry, to clothe the naked, to deal justly, and to love mercy. They had sought to exalt themselves and to obtain the homage of their fellow creatures. Now they are stripped of all that made them great and are left destitute and defenseless. They look with terror upon the destruction of the idols which they preferred before their Maker. They have sold their souls for earthly riches and enjoyments, and have not sought to become rich toward God. The result is, their lives are a failure; their pleasures are now turned to gall, their treasures to corruption. The gain of a lifetime is swept away in a moment. The rich bemoan the destruction of their grand houses, the scattering of their gold and silver. But their lamentations are silenced by the fear that they themselves are to perish with their idols. GC 654.1
Ketika suara Tuhan membebaskan umat-Nya dari penawanan, terjadilah kebangkitan yang mengerikan bagi mereka yang telah kehilangan segalanya dalam konflik besar kehidupan. Selama masa percobaan, mereka dibutakan oleh tipu daya Setan, dan mereka membenarkan perbuatan dosa mereka. Orang kaya membanggakan diri atas keunggulan mereka dibandingkan orang-orang yang kurang beruntung; tetapi mereka memperoleh kekayaan mereka dengan melanggar hukum Tuhan. Mereka lalai memberi makan orang yang lapar, memberi pakaian kepada orang yang telanjang, berbuat adil, dan mengasihi belas kasihan. Mereka berusaha meninggikan diri dan mendapatkan penghormatan dari sesama manusia. Sekarang mereka dilucuti dari semua yang membuat mereka hebat dan ditinggalkan dalam keadaan miskin dan tak berdaya. Mereka memandang dengan ketakutan akan kehancuran berhala-berhala yang mereka utamakan di atas Pencipta mereka. Mereka telah menjual jiwa mereka untuk kekayaan dan kenikmatan duniawi, dan tidak berusaha menjadi kaya di hadapan Tuhan. Akibatnya, hidup mereka gagal; kesenangan mereka kini berubah menjadi kepahitan, harta mereka menjadi kerusakan. Keuntungan seumur hidup lenyap dalam sekejap. Orang-orang kaya meratapi kehancuran rumah-rumah besar mereka, dan tersebarnya emas dan perak mereka. Tetapi ratapan mereka dibungkam oleh ketakutan bahwa mereka sendiri akan binasa bersama berhala-berhala mereka. GC 654.1
The wicked are filled with regret, not because of their sinful neglect of God and their fellow men, but because God has conquered. They lament that the result is what it is; but they do not repent of their wickedness. They would leave no means untried to conquer if they could. GC 654.2
Orang-orang jahat dipenuhi penyesalan, bukan karena kelalaian mereka yang berdosa terhadap Tuhan dan sesama manusia, tetapi karena Tuhan telah menang. Mereka meratapi akibatnya seperti ini; tetapi mereka tidak bertobat dari kejahatan mereka. Mereka akan mencoba segala cara untuk menang jika mereka mampu. GC 654.2
The world see the very class whom they have mocked and derided, and desired to exterminate, pass unharmed through pestilence, tempest, and earthquake. He who is to the transgressors of His law a devouring fire, is to His people a safe pavilion. GC 654.3
Dunia melihat golongan yang telah mereka ejek dan cemooh, dan yang ingin mereka musnahkan, melewati wabah penyakit, badai, dan gempa bumi tanpa terluka. Dia yang bagi para pelanggar hukum-Nya adalah api yang menghanguskan, bagi umat-Nya adalah kemah yang aman. GC 654.3
Sekarang mereka sudah lihat.
Ini sungai Efrata dikeringkan.
The minister who has sacrificed truth to gain the favor of men now discerns the character and influence of his teachings. It is apparent that the omniscient eye was following him as he stood in the desk, as he walked the streets, as he mingled with men in the various scenes of life. Every emotion of the soul, every line written, every word uttered, every act that led men to rest in a refuge of falsehood, has been scattering seed; and now, in the wretched, lost souls around him, he beholds the harvest. GC 654.4
Menteri yang telah mengorbankan kebenaran demi mendapatkan simpati manusia kini menyadari karakter dan pengaruh ajarannya. Tampak jelas bahwa mata Yang Maha Tahu mengikutinya saat ia berdiri di mimbar, saat ia berjalan di jalanan, saat ia berbaur dengan manusia di berbagai lapisan kehidupan. Setiap emosi jiwa, setiap baris yang ditulis, setiap kata yang diucapkan, setiap tindakan yang menuntun manusia untuk berlindung dalam kebohongan, telah menabur benih; dan sekarang, di antara jiwa-jiwa yang sengsara dan tersesat di sekitarnya, ia melihat panennya. GC 654.4
Pendeta yang tukar kebenaran dengan kesenangan manusia, sadar akan pengaruh ajarannya.
Saith the Lord: “They have healed the hurt of the daughter of My people slightly, saying, Peace, peace; when there is no peace.” “With lies ye have made the heart of the righteous sad, whom I have not made sad; and strengthened the hands of the wicked, that he should not return from his wicked way, by promising him life.” Jeremiah 8:11; Ezekiel 13:22. GC 655.1
Firman Tuhan: “Mereka telah menyembuhkan luka anak perempuan umat-Ku dengan sembarangan, dengan berkata: Damai, damai, padahal tidak ada damai.” “Dengan dusta kamu telah membuat hati orang benar sedih, padahal Aku tidak membuat hati orang benar sedih; dan kamu telah menguatkan tangan orang jahat, supaya ia tidak berbalik dari jalan jahatnya, dengan menjanjikan hidup kepadanya.” Yeremia 8:11; Yehezkiel 13:22. GC 655.1
“Woe be unto the pastors that destroy and scatter the sheep of My pasture! ... Behold, I will visit upon you the evil of your doings.” “Howl, ye shepherds, and cry; and wallow yourselves in the ashes, ye principal of the flock: for your days for slaughter and of your dispersions are accomplished; ... and the shepherds shall have no way to flee, nor the principal of the flock to escape.” Jeremiah 23:1, 2; 25:34, 35, margin. GC 655.2
“Celakalah para gembala yang menghancurkan dan menyebarkan domba-domba di padang rumput-Ku! ... Lihatlah, Aku akan membalaskan kejahatan perbuatanmu kepadamu.” “Merataplah, hai para gembala, dan menangislah; dan berguling-gulinglah di abu, hai para pemimpin kawanan domba: karena hari-hari pembantaian dan penyebaranmu telah genap; ... dan para gembala tidak akan mempunyai jalan untuk melarikan diri, dan para pemimpin kawanan domba tidak akan dapat lolos.” Yeremia 23:1, 2; 25:34, 35, catatan kaki. GC 655.2
Celaka pastor yang mengancurkan dan menyerakan domba-domba Tuhan.
Ministers and people see that they have not sustained the right relation to God. They see that they have rebelled against the Author of all just and righteous law. The setting aside of the divine precepts gave rise to thousands of springs of evil, discord, hatred, iniquity, until the earth became one vast field of strife, one sink of corruption. This is the view that now appears to those who rejected truth and chose to cherish error. No language can express the longing which the disobedient and disloyal feel for that which they have lost forever—eternal life. Men whom the world has worshiped for their talents and eloquence now see these things in their true light. They realize what they have forfeited by transgression, and they fall at the feet of those whose fidelity they have despised and derided, and confess that God has loved them. GC 655.3
Para menteri dan umat melihat bahwa mereka tidak memelihara hubungan yang benar dengan Tuhan. Mereka melihat bahwa mereka telah memberontak terhadap Pencipta semua hukum yang adil dan benar. Pengabaian perintah ilahi telah menimbulkan ribuan sumber kejahatan, perselisihan, kebencian, dan kezaliman, hingga bumi menjadi ladang perselisihan yang luas, sarang kebusukan. Inilah pandangan yang sekarang tampak bagi mereka yang menolak kebenaran dan memilih untuk memelihara kesalahan. Tidak ada kata-kata yang dapat mengungkapkan kerinduan yang dirasakan oleh orang-orang yang tidak taat dan tidak setia akan apa yang telah mereka hilangkan selamanya—hidup kekal. Orang-orang yang telah disembah dunia karena bakat dan kefasihannya sekarang melihat hal-hal ini dalam terang yang sebenarnya. Mereka menyadari apa yang telah mereka hilangkan karena pelanggaran, dan mereka bersujud di kaki orang-orang yang kesetiaannya telah mereka hina dan cemooh, dan mengakui bahwa Tuhan telah mengasihi mereka. GC 655.3The people see that they have been deluded. They accuse one another of having led them to destruction; but all unite in heaping their bitterest condemnation upon the ministers. Unfaithful pastors have prophesied smooth things; they have led their hearers to make void the law of God and to persecute those who would keep it holy. Now, in their despair, these teachers confess before the world their work of deception. The multitudes are filled with fury. “We are lost!” they cry, “and you are the cause of our ruin;” and they turn upon the false shepherds. The very ones that once admired them most will pronounce the most dreadful curses upon them. The very hands that once crowned them with laurels will be raised for their destruction. The swords which were to slay God's people are now employed to destroy their enemies. Everywhere there is strife and bloodshed. GC 655.4
Orang-orang menyadari bahwa mereka telah tertipu. Mereka saling menuduh telah membawa mereka pada kehancuran; tetapi semua bersatu dalam melontarkan kecaman terberat mereka kepada para pendeta. Gembala-gembala yang tidak setia telah menubuatkan hal-hal yang menyenangkan; mereka telah menuntun para pendengar mereka untuk mengabaikan hukum Allah dan menganiaya orang-orang yang ingin menjaganya tetap kudus. Sekarang, dalam keputusasaan mereka, para pengajar ini mengakui di hadapan dunia pekerjaan penipuan mereka. Orang banyak dipenuhi dengan amarah. “Kami binasa!” teriak mereka, “dan kalianlah penyebab kehancuran kami;” dan mereka berbalik menyerang para gembala palsu. Orang-orang yang pernah paling mengagumi mereka akan mengucapkan kutukan yang paling mengerikan kepada mereka. Tangan-tangan yang pernah memahkotai mereka dengan karangan bunga laurel akan diangkat untuk menghancurkan mereka. Pedang-pedang yang seharusnya membunuh umat Allah kini digunakan untuk menghancurkan musuh-musuh mereka. Di mana-mana ada perselisihan dan pertumpahan darah. GC 655.4
Many of the wicked were greatly enraged as they suffered the effects of the plagues. It was a scene of fearful agony. Parents were bitterly reproaching their children, and children their parents, brothers their sisters, and sisters their brothers. Loud, wailing cries were heard in every direction, “It was you who kept me from receiving the truth which would have saved me from this awful hour.” The people turned upon their ministers with bitter hate and reproached them, saying, “You have not warned us. You told us that all the world was to be converted, and cried, Peace, peace, to quiet every fear that was aroused. You have not told us of this hour; and those who warned us of it you declared to be fanatics and evil men, who would ruin us.” But I saw that the ministers did not escape the wrath of God. Their suffering was tenfold greater than that of their people. EW 282.1
Banyak orang jahat sangat murka karena menderita akibat wabah penyakit. Itu adalah pemandangan penderitaan yang mengerikan. Orang tua dengan getir mencela anak-anak mereka, dan anak-anak mencela orang tua mereka, saudara laki-laki mencela saudara perempuan mereka, dan saudara perempuan mencela saudara laki-laki mereka. Tangisan ratapan yang keras terdengar di setiap arah, “Kalianlah yang menghalangi aku menerima kebenaran yang akan menyelamatkan aku dari saat yang mengerikan ini.” Orang-orang berpaling kepada para pendeta mereka dengan kebencian yang pahit dan mencela mereka, berkata, “Kalian tidak memperingatkan kami. Kalian memberi tahu kami bahwa seluruh dunia akan bertobat, dan berseru, Damai, damai, untuk menenangkan setiap ketakutan yang muncul. Kalian tidak memberi tahu kami tentang saat ini; dan mereka yang memperingatkan kami tentang hal itu kalian nyatakan sebagai fanatik dan orang jahat, yang akan menghancurkan kami.” Tetapi aku melihat bahwa para pendeta tidak luput dari murka Allah. Penderitaan mereka sepuluh kali lebih besar daripada penderitaan umat mereka. EW 282.1
Orang-orang datang ke pastor mereka dan tanya "kenapa tidak pernah katakan akan hal ini?"
Satan is constantly endeavoring to attract attention to man in the place of God. He leads the people to look to bishops, to pastors, to professors of theology, as their guides, instead of searching the Scriptures to learn their duty for themselves. Then, by controlling the minds of these leaders, he can influence the multitudes according to his will. GC 595.2
Setan terus-menerus berusaha menarik perhatian kepada manusia sebagai pengganti Tuhan. Ia menuntun orang-orang untuk menjadikan uskup, pendeta, dan profesor teologi sebagai penuntun mereka, alih-alih mencari petunjuk dalam Kitab Suci untuk mempelajari kewajiban mereka sendiri. Kemudian, dengan mengendalikan pikiran para pemimpin ini, ia dapat memengaruhi banyak orang sesuai kehendaknya. GC 595.2
Setan mau orang untuk lihat kepada pastor, supaya hasilnya tertipu.
Mereka sadarnya waktu sudah terlambat.
Minister ini, akhirnya akan ungkapkan bahwa tadinya mereka menipu.
Setan melihat bahwa penyamarannya telah terbongkar. Kekuasaannya terbongkar di hadapan para malaikat yang tidak jatuh dan di hadapan alam semesta surgawi. Ia telah menyatakan dirinya sebagai seorang pembunuh. Dengan menumpahkan darah Putra Allah, ia telah mencabut dirinya dari simpati makhluk-makhluk surgawi. Mulai saat itu, pekerjaannya dibatasi. Apa pun sikap yang mungkin ia ambil, ia tidak lagi dapat menunggu para malaikat ketika mereka datang dari istana surgawi, dan di hadapan mereka menuduh saudara-saudara Kristus mengenakan jubah kegelapan dan pencemaran dosa. Hubungan simpati terakhir antara Setan dan dunia surgawi telah putus. DA 761.2
Disaat Yesus matim sympathy setan dari dunia-dunia lain sudah rusak.
The aim of the great rebel has ever been to justify himself and to prove the divine government responsible for the rebellion. To this end he has bent all the power of his giant intellect. He has worked deliberately and systematically, and with marvelous success, leading vast multitudes to accept his version of the great controversy which has been so long in progress. For thousands of years this chief of conspiracy has palmed off falsehood for truth. But the time has now come when the rebellion is to be finally defeated and the history and character of Satan disclosed. In his last great effort to dethrone Christ, destroy His people, and take possession of the City of God, the archdeceiver has been fully unmasked. Those who have united with him see the total failure of his cause. Christ's followers and the loyal angels behold the full extent of his machinations against the government of God. He is the object of universal abhorrence. GC 670.1
Tujuan pemberontak besar itu selalu untuk membenarkan dirinya sendiri dan membuktikan bahwa pemerintahan ilahi bertanggung jawab atas pemberontakan tersebut. Untuk tujuan ini, ia telah mengerahkan seluruh kekuatan kecerdasannya yang luar biasa. Ia telah bekerja dengan sengaja dan sistematis, dan dengan keberhasilan yang menakjubkan, memimpin banyak orang untuk menerima versinya tentang kontroversi besar yang telah berlangsung begitu lama. Selama ribuan tahun, pemimpin konspirasi ini telah menyamarkan kebohongan sebagai kebenaran. Tetapi sekarang telah tiba saatnya pemberontakan itu akhirnya dikalahkan dan sejarah serta karakter Setan diungkapkan. Dalam upaya besar terakhirnya untuk menggulingkan Kristus, menghancurkan umat-Nya, dan merebut Kota Allah, penipu ulung itu telah sepenuhnya terbongkar. Mereka yang telah bersatu dengannya melihat kegagalan total dari tujuannya. Para pengikut Kristus dan para malaikat yang setia menyaksikan sepenuhnya tipu dayanya melawan pemerintahan Allah. Ia adalah objek kebencian universal. GC 670.1
Notwithstanding that Satan has been constrained to acknowledge God's justice and to bow to the supremacy of Christ, his character remains unchanged. The spirit of rebellion, like a mighty torrent, again bursts forth. Filled with frenzy, he determines not to yield the great controversy. The time has come for a last desperate struggle against the King of heaven. He rushes into the midst of his subjects and endeavors to inspire them with his own fury and arouse them to instant battle. But of all the countless millions whom he has allured into rebellion, there are none now to acknowledge his supremacy. His power is at an end. The wicked are filled with the same hatred of God that inspires Satan; but they see that their case is hopeless, that they cannot prevail against Jehovah. Their rage is kindled against Satan and those who have been his agents in deception, and with the fury of demons they turn upon them. GC 671.2
Meskipun Setan telah dipaksa untuk mengakui keadilan Allah dan tunduk pada supremasi Kristus, karakternya tetap tidak berubah. Semangat pemberontakan, seperti arus deras yang dahsyat, kembali meledak. Dipenuhi dengan kegilaan, ia bertekad untuk tidak menyerah dalam pertentangan besar ini. Waktu telah tiba untuk perjuangan terakhir yang putus asa melawan Raja surga. Ia bergegas ke tengah-tengah rakyatnya dan berusaha untuk menginspirasi mereka dengan amarahnya sendiri dan membangkitkan mereka untuk segera berperang. Tetapi dari jutaan orang yang tak terhitung jumlahnya yang telah ia pikat untuk memberontak, tidak ada seorang pun yang sekarang mengakui supremasinya. Kekuasaannya telah berakhir. Orang-orang jahat dipenuhi dengan kebencian yang sama terhadap Allah yang menginspirasi Setan; tetapi mereka melihat bahwa keadaan mereka tidak ada harapan, bahwa mereka tidak dapat menang melawan Yehuwa. Amarah mereka berkobar melawan Setan dan mereka yang telah menjadi agennya dalam penipuan, dan dengan amarah setan mereka menyerang mereka. GC 671.2
Luke 21:30 When they now shoot forth, ye see and know of your own selves that summer is now nigh at hand.
Luke 21:31 So likewise ye, when ye see these things come to pass, know ye that the kingdom of God is nigh at hand.
Luke 21:32 Verily I say unto you, This generation shall not pass away, till all be fulfilled.
Luke 21:33 Heaven and earth shall pass away: but my words shall not pass away.
Luke 21:20 And when ye shall see Jerusalem compassed with armies, then know that the desolation thereof is nigh.
Luke 21:21 Then let them which are in Judaea flee to the mountains; and let them which are in the midst of it depart out; and let not them that are in the countries enter thereinto.
Komentar
Posting Komentar