BIBLE TRAINING SCHOOL, Tuesday, April 07, 2026.
Phil 2:12-13
Saya perlu work out yang God work in.
2Ti 4:7 I have fought a good fight, I have finished my course, I have kept the faith:
Saya perlu kerja.
Eph 2:8 For by grace are ye saved through faith; and that not of yourselves: it is the gift of God:
Eph 2:9 Not of works, lest any man should boast.
Eph 2:10 For we are his workmanship, created in Christ Jesus unto good works, which God hath before ordained that we should walk in them.
We are Christ workmanship.
Dia kerja, tapi saya perlu perform product Dia.
Otomatis kita ungkapkan kalau kita kerjakan bagian kita.
Kita perlu subdue our tendencies.
Save not by works, tapi works of Christ yang kita ungkapkan.
Our works is to manifest Christ works.
Christ did not move Peter’s feet.
Peter perlu manifest the word of Christ.
Kalau Kristus semua yang lakukan, pasti Peter tidak jatuh.
Tuhan beri power, saya beri will saya.
--
Perhitungkan itu bukan:
kamu tidak baik dan saya perhitungkan baik.
Perhitungkan itu:
saya perhitungkan kamu baik.
Di hari penghakiman bukan jubah saya kotor dan saya tunjuk jubah Kristus.
Rev 19:7-8
itu jubah Kristus tapi saya perlu hidupkan kehidupan Kristus.
Itu bukan literally copy the life of Christ, tapi doing the right thing dan reject the evil thing.
Isa 30:21
dengar suara, dan kita perlu jalan.
Bagian saya jalan.
Saya masih ada hak memilih.
John 6:63
Life ini adalah divine nature Kristus, yang adalah roh.
Sya perlu overcone dengan kekuatan Kristus.
Phil 4:13
Aku yang lakukan, grace yang beri kekuatan.
Good works saya nothing.
Bukan artinya harus ada good works.
--
Memperhitungkan artinya saya memilikinya.
Rev 19:7,8
Righteousness of the saints.
Isaiah 30:21
Kristus melalui rohnya bilang: Inilah jalan.
Walk ye in it.
Revelation 3:21
I overcame, you now overcome.
Saya menang melalui rohnya.
John 6:63
The first voice is the Voice of God.
Setelah itu, Voice of Satan.
Life is the divinity of character.
--
But are good works of no real value? Is the sinner who commits sin every day with impunity, regarded of God with the same favor as the one who through faith in Christ tries to work in his integrity? The Scripture answers, “We are his workmanship, created in Christ Jesus unto good works, which God hath before ordained that we should walk in them.” In his divine arrangement, through his unmerited favor, the Lord has ordained that good works shall be rewarded. We are accepted through Christ’s merit alone; and the acts of mercy, the deeds of charity, which we perform, are the fruits of faith; and they become a blessing to us; for men are to be rewarded according to their works. It is the fragrance of the merit of Christ that makes our good works acceptable to God, and it is grace that enables us to do the works for which he rewards us. Our works in and of themselves have no merit. When we have done all that it is possible for us to do, we are to count ourselves as unprofitable servants. We deserve no thanks from God. We have only done what it was our duty to do, and our works could not have been performed in the strength of our own sinful natures. RH January 29, 1895, par. 4RH January 29, 1895, par. 4
Tetapi apakah perbuatan baik tidak memiliki nilai yang nyata? Apakah orang berdosa yang melakukan dosa setiap hari tanpa hukuman, dipandang oleh Allah dengan kasih karunia yang sama seperti orang yang melalui iman kepada Kristus berusaha untuk bekerja dengan integritasnya? Kitab Suci menjawab, “Kita adalah hasil karya-Nya, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan perbuatan baik, yang telah ditetapkan Allah sebelumnya agar kita berjalan di dalamnya.” Dalam pengaturan ilahi-Nya, melalui kasih karunia-Nya yang tidak layak kita terima, Tuhan telah menetapkan bahwa perbuatan baik akan diberi upah. Kita diterima hanya melalui jasa Kristus; dan perbuatan belas kasihan, perbuatan kasih, yang kita lakukan, adalah buah dari iman; dan itu menjadi berkat bagi kita; karena manusia akan diberi upah sesuai dengan perbuatannya. Keharuman jasa Kristuslah yang membuat perbuatan baik kita diterima oleh Allah, dan kasih karunia-lah yang memungkinkan kita untuk melakukan pekerjaan yang untuknya Dia memberi kita upah. Perbuatan kita sendiri tidak memiliki nilai. Ketika kita telah melakukan semua yang mungkin kita lakukan, kita harus menganggap diri kita sebagai hamba yang tidak berguna. Kita tidak layak menerima ucapan terima kasih dari Allah. Kami hanya melakukan apa yang menjadi kewajiban kami, dan pekerjaan kami tidak mungkin dapat dilakukan dengan kekuatan sifat berdosa kami sendiri. RH 29 Januari 1895, par. 4
Apakah kita punya good works tidak ada valuenya?
Spirit yang kasih kekuatan untuk saya bikin.
Saya bikin adalah buahnya, hasil kekuatannya Kristus.
--
Pekerjaan kita bisa diterima Bapa, karna Kristus punya merit.
Yang membuat bau harum ialah
Apapun yang kita lakukan by the power of the merit of Christ.
Pekerjaan kita tidak ada gunanya tanpa Kristus.
--
“Without faith it is impossible to please him; for he that cometh to God must believe that he is, and that he is a rewarder of them that diligently seek him.” There are many in the Christian world who claim that all that is necessary to salvation is to have faith; works are nothing, faith is the only essential. But God’s word tells us that faith without works is dead, being alone. Many refuse to obey God’s commandments, yet they make a great deal of faith. But faith must have a foundation. God’s promises are all made upon conditions. If we do his will, if we walk in truth, then we may ask what we will, and it shall be done unto us. While we earnestly endeavor to be obedient, God will hear our petitions; but he will not bless us in disobedience. If we choose to disobey his commandments, we may cry, “Faith, faith, only have faith,” and the response will come back from the sure word of God, “Faith without works is dead.” Such faith will only be as sounding brass and as a tinkling cymbal. In order to have the benefits of God’s grace, we must do our part; we must faithfully work, and bring forth fruits meet for repentance. We are workers together with God. You are not to sit in indolence, waiting for some great occasion, in order to do a great work for the Master. You are not to neglect the duty that lies directly in your pathway; but you are to improve the little opportunities that open around you. You must go on doing your very best in the smaller works of life, taking up heartily and faithfully the work God’s providence has assigned you. However small, you should do it with all the thoroughness with which you would do a larger work. Your fidelity will be approved in the records of heaven. You need not wait for your way to be made smooth before you; go to work to improve your intrusted talents. You have nothing to do with what the world will think of you. Let your words, your spirit, your actions, be a living testimony to Jesus, and the Lord will take care that the testimony for his glory, furnished in a well-ordered life and a godly conversation, shall deepen and intensify in power. Its results may never be seen on earth, but they will be made manifest before God and angels. ST June 16, 1890, par. 1.
“Tanpa iman, mustahil untuk menyenangkan Dia; karena barangsiapa datang kepada Allah harus percaya bahwa Dia ada, dan bahwa Dia adalah pemberi upah bagi mereka yang dengan sungguh-sungguh mencari Dia.” Banyak orang di dunia Kristen yang mengklaim bahwa semua yang diperlukan untuk keselamatan hanyalah iman; perbuatan baik tidak berarti apa-apa, iman adalah satu-satunya yang penting. Tetapi firman Tuhan memberi tahu kita bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati, berdiri sendiri. Banyak yang menolak untuk menaati perintah Tuhan, namun mereka sangat membanggakan iman mereka. Tetapi iman harus memiliki dasar. Janji-janji Tuhan semuanya dibuat berdasarkan syarat. Jika kita melakukan kehendak-Nya, jika kita berjalan dalam kebenaran, maka kita dapat meminta apa pun yang kita kehendaki, dan itu akan diberikan kepada kita. Selama kita dengan sungguh-sungguh berusaha untuk taat, Tuhan akan mendengar permohonan kita; tetapi Dia tidak akan memberkati kita dalam ketidaktaatan. Jika kita memilih untuk tidak menaati perintah-Nya, kita dapat berseru, “Iman, iman, hanya berimanlah,” dan jawaban akan datang kembali dari firman Tuhan yang pasti, “Iman tanpa perbuatan adalah mati.” Iman seperti itu hanya akan seperti gong yang berbunyi dan simbal yang bergemuruh. Untuk mendapatkan manfaat kasih karunia Allah, kita harus melakukan bagian kita; kita harus bekerja dengan setia, dan menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan. Kita adalah pekerja bersama dengan Allah. Anda tidak boleh duduk bermalas-malasan, menunggu kesempatan besar, untuk melakukan pekerjaan besar bagi Sang Guru. Anda tidak boleh mengabaikan tugas yang ada di depan mata Anda; tetapi Anda harus memanfaatkan peluang kecil yang terbuka di sekitar Anda. Anda harus terus melakukan yang terbaik dalam pekerjaan-pekerjaan kecil dalam hidup, dengan sepenuh hati dan setia mengerjakan pekerjaan yang telah ditugaskan Allah kepada Anda. Sekecil apa pun, Anda harus melakukannya dengan teliti seperti Anda mengerjakan pekerjaan yang lebih besar. Kesetiaan Anda akan tercatat dalam catatan surga. Anda tidak perlu menunggu jalan Anda dipermudah; bekerjalah untuk mengembangkan talenta yang dipercayakan kepada Anda. Anda tidak ada hubungannya dengan apa yang dunia pikirkan tentang Anda. Biarlah perkataanmu, rohmu, dan perbuatanmu menjadi kesaksian hidup bagi Yesus, dan Tuhan akan memastikan bahwa kesaksian untuk kemuliaan-Nya, yang diberikan dalam kehidupan yang teratur dan percakapan yang saleh, akan semakin dalam dan semakin kuat kuasanya. Hasilnya mungkin tidak pernah terlihat di bumi, tetapi akan dinyatakan di hadapan Allah dan para malaikat. ST 16 Juni 1890, par. 1
Banyak orang Kristen bilang yang penting ada iman.
Tidak mau obey, hanya faith-faith doang = faith without works, is death.
--
Kita harus melakukan the best dalam hal-hal kecil.
--
Tidak bisa Abraham carnal mind lalu keluar dari Ur.
Artinya Gen 15, itu hanya increase dia punya faith.
No 1, dari tidak ada good works.
Good works itu menurut hukum.
Hukum itu good.
Tidak ada good works, tidak menurut hukum [Rom 7:12].
Dia tidak good, tidak holy, tidak just, dia melanggar.
Orang yang melanggar hukum, tidak bisa menurut hukum.
Ini berbeda dengan tambah iman, karena dia bisa menurut dalam tahap dia tapi tidak dalam yang bukan tahap dia.
Kalau selalu berusaha menurut, dia melanggar, dia selalu berdosa, dia perlu mati kekal.
Dosa diperbanyak, tapi tetap perlu 1x mati.
Bagaimana bisa menurut?
Untuk tidak bisa menurut:
orangnya unrighteous.
Artinya dia perlu righteous.
Untuk righteous, perlu works righteousness.
Bagaimana transisinya?
Ulang:
dia bisa dikatakan R,H,J,G, kalau menurut hukum.
Harapkan jadi righteous tapi saya tidak bisa?
Ini mustahil.
Bagaimana caranya?
Mat 7:18 A good tree cannot bring forth evil fruit, neither can a corrupt tree bring forth good fruit.
Bagaimana mau jadi good tree kalau dia evil tree?
Neither:
Demikian juga tidak.
Dia corrupt, tidak bisa hasilkan righteousness.
untuk hasilkan R, perlu righteous dulu.
Bukti:
1 John 3:7.
1Jn 3:7 Little children, let no man deceive you: he that doeth righteousness is righteous, even as he is righteous.
--
Carnal mind - dia bisa melakukan apa yang dia mau lakukan:
Matius 7:18
A good tree tidak bisa buahnya jelek.
Artinya dia harus jadi good tree dulu.
Tetapi bagaimana caranya good tree, kalau dia corrupt tree?
Neither : demikian juga tidak.
Dia corrupt, dia tidak bisa menghasilkan righteousness.
Untuk Righteous, baru dia menghasilkan righteousness.
1 John 3:7
Dia yang fruitnya good adalah good tree.
Jadi harus good tree untuk good works.
Harus righteous dulu.
Matthew 12:33
Either antara pohonnya good, untuk buahnya good or pohonnya jelek, untuk buahnya jelek.
Kalau pohon dirubah, bagaimana caranya?
Kita harus cabut dulu pohonnya.
Pohon belukar tidak bisa subject pohon manggisnya.
Carnal mind harus digeser, tidak bisa ditanam di sampingnya.
Evil adalah the body of this death, law of sin.
Siapa seed?
Seed adalah Word of God - Luke 8:12
Benih baik, pohon good, buahnya good.
Seed masuk tanah - Gen 2:7.
Harus dibuat baik, bagaimana caranya?
Kalau ada seed yang baik, saya bisa menurut.
Untuk ganti seed, saya harus percaya Kristus.
Revival: terjadinya sekejap.
Reformation: the rest of life.
Romans 5:1
Believe = amen.
Apa yang saya percaya, waktu saya ada faith?
1 Thess 1:5
Percaya kuasa-Nya.
Kalau di justified artinya dibilang just.
Dan proses itu namanya Justificafion.
Waktu dibilang : just, artinya saya menurut hukum.
Walaupun saya belum bikin apa-apa.
Romans 4:5
Kalau dia dibilang just, artinya dia sudah harus ada works, righteousness, right doing.
Dia harus ada righteousness untuk dia di justified.
Tidak bisa dibilang perbuatan baik, kalau tidak ada baiknya.
Righteousness by faith, baru ada Justificafion by faith.
Bisa gak di justified, kalau tidak ada buahnya.
Kamu dibilang just, karna menurut hukum
Tidak bisa di justified, kalau tidak ada penuturannya.
Harus ada penurutan dulu baru dibilang justified.
Bisa gak orang yang unjust, buahnya mantap? Tidak.
Abraham percaya kuasa-Nya Kristus.
Romans 4:5
Bagi dia yang berusaha merubah bulu serigala jadi bulu domba....
Dia percaya dia bisa menghasilkan bulu domba, dia percaya yang justified.
Percaya saya adalah perbuatan saya.
Percaya saya diperhitungkan Tuhan sebagai perbuatan - imputeth righteousness.
Harus ada RbyF baru JbyF.
Karna orang yang JbyF, adalah orang Just.
Dan orang yang Just adalah orang yang menurut hukum.
Menurut itu mempertahankan righteousness from faith to faith.
The just shall live by faith.
Percaya
Terima righteousness
Righteousness, Righteous
Kamu dibilang just, kamu di justified
Lalu kamu perlu pertahankan.
Kalau berdosa, kamu tidak kembali ke carnal mind.
Heb 6 the blasphemy against the holy ghost.
Kenapa Tuhan Yesus bilang kepada murid-muridnya watch and pray?
Supaya saya tidak jatuh waktu digoda.
Berdoa kepada Tuhan untuk selalu bergantung - John 15.


Komentar
Posting Komentar