MORNING WORSHIP, Tuesday, April 07, 2026.
Apa yang kita bahas, sehingga kita membahas pelajaran JUSTIFICATION?
Apa isunya?
Untuk dia Righteous, dia harus mengalami justified. 
Gal 2:16 bertentangan dengan Gal 2:13.
1John 3:7 yang diterima dibanding Romans 2:13.
Dia dibilang just, karna dia just. 
Bagaiamana dia just, supaya dibilang just. 
Bagaimana dia dibilang Righteous, kalau dia tidak Righteous? 
Tidak bisa orang belum mandi, lalu dibilang bersih? 
Apakah Abram dinyatakan dia bisa punya banyak Anak sebelum dia bisa atau sesudah dia bisa? 
Sebelum dia bisa.
Artinya yang kalian bilang orang bisa bersih bisa sebelum mandi.  
Karna tidak bisa orang bersih sebelum mandi, oleh sebab itu pola itu kita terapkan bagi Abraham.
Apakah Abraham bisa dibilang ada Anak sebelum dia bisa atau sesudah dia bisa?
Jadi Abraham, apakah dia sudah harus bisa punya anak dulu, baru bisa dibilang punya Anak atau sudah dibilang punya anak, sebelum dia bisa punya anak?
Jawabannya: dia harus bisa punya anak dulu.
Apakah kamu akan dibilang righteous, kalau kamu tidak righteous? Tidak bisa.
Tuhan akan bilang kamu just, karna kamu righteous.
Artinya Abraham harus bisa punya anak dulu untuk dibilang bisa punya anak atau sebelum bisa punya anak untuk dibilang bisa punya anak? Harus bisa punya anak dulu.
Tetapi Abraham bilang: SAYA TIDAK BISA.
Genesis 15:5 
Abraham bisa gak hitung jumlah bintang, dan berdasarkan dia bisa hitung bintang, artinya dia tau berapa banyak keturunannya? Tidak bisa.
Sebagaimana dia tidak bisa hitung bintang, sebegitu juga dia tidak bisa hitung banyak keturunannya.
Apakah karna Abraham tidak bisa, Tuhan bilang kamu bisa?
APakah karna saya tidak bisa, Kamu dibilang bersih?
Tetapi Abraham dibilang righteous, sementara Abraham bilang: dia gak bisa, apa maksudnya itu?
Diantara saya tidak bisa hitung dan Tuhan bilang: kamu bisa hitung; Abraham bilang: percaya bahwa Tuhan bisa hitung, waktu dia percaya bahwa Tuhan bisa hitung, Tuhan accounted kemampuan untuk bisa hitung kepada Abraham, sehingga Abraham memiliki kemampuan untuk bisa hitung, sehingga Abraham bisa hitung - itulah RBF.
Kamu harus bisa dulu untuk sebelum kamu dibilang bisa, dan kamu dibilang bisa, karna kamu bisa, dan sebelum kamu bisa, karna kamu mengaku bahwa kamu tidak bisa.
Kamu dibilang bisa, karna kamu bisa setelah kamu bilang kamu tidak bisa, lalu Tuhan perhitungkan Tuhan punya bisa, sehingga kamu bisa.
Genesis 15:6
Abraham dijanjikan kamu punya keturunan yang banyak.
Dan dia sudah usaha, dan hasilnya tidak bisa.
Jadi Abraham sudah doers of the law, sehingga dia tidak bisa di justified.
Sehingga tidak bisa orang doers of the law, lalu di justified.
Bukankah itu Romans 2:13? Iya.
Genesis 15:
Abraham bilang saya tidak bisa punya keturunan.
Saya hanya punya Eliezer? Tuhan bilang: tidak bisa.
Itu sebabnya Tuhan bawa keluar Abraham dari mimpinya untuk lihat langit dan disuruh hitung, dan untuk hitung yang tidak bisa hitung = untuk menghasilkan anak.
Jadi di konfirmasi bahwa dia tidak bisa.
Tetapi Abraham mengerti kenapa Tuhan bawa Abraham keluar, jawabannya dia mengerti, kita bisa lihat di ayat 6.
Waktu Tuhan tunjukkan: lalu dia bilang tidak bisa, dia bisa lihat sesuatu dibanding dengan dia bilang tidak bisa sebelum Tuhan tunjukkan.
Apakah dia memang tidak bisa? Iya.
Apakah Tuhan mau kasih tunjuk bahwa memang dia tidak bisa, itu adalah solusinya? Tidak.
Untuk punya anak = bisa hitung bintang.
Lari ke atas gunung = ke atas gunung lari.
Artinya waktu Tuhan kasih tunjuk, Abraham sadar itu solusinya?
Karna Abraham sadar solusinya, dia sadar bahwa dia tidak bisa, kenapa saya coba?
Dengan lihat bintang, dia sadar sesuatu: semustahil bisa hitung bintang, semustahil itu kamu punya anak.
Kalau perjanjian antara Tuhan dan saya.
Dan saya tidak bisa.
Artinya siapa lagi yang bisa? Tuhan.
Artinya waktu dia sadar itu bahwa Tuhan bisa, dia bilang AMEN (saya percaya Engkau bisa).
Kata lain Tuhan bisa, Tuhan sanggup, artinya Tuhan APA? Righteousness.
Kenapa? Karna righteousness bikin.
Artinya Tuhan punya righteousness yang bisa.
Tuhan punya righteousness, dia percaya itu, lalu di perhitungkan righteousnessNya Tuhan, sekarang dia yang punya.
Revelation 19:7
Linen halus adalah righteousness of the saints.
Sebagaimana Kristus pemilik daripada kita punya dosa, sebegitu juga Saya adalah pemilik daripada Kristus punya righteousness.
Buat dulu dia righteous dengan dibilang righteousness.
Dan karna saya ada righteousness, saya righteous, walaupun saya tidak bikin apa-apa.
Karna saya punya righteousness by faith bukan doers of the law.
Sekarang 1 John 3:7 orang yang righteous perbuatannya righteousness 
Dengan iman, tiba-tiba I'm a new person.
Righteousness - doeth obedience.
Bisa gak saya righteousness, tapi tidak menurut,? Tidak bisa.
Oleh sebab itu, itulah buktinya tidak pernah di justified.
Dia menerima righteousness, karna percaya, dia righteous; sekarang dia punya righteous dibuktikan dengan dia punya menurut.
RBF: 
Kita harus percaya, kalau kita tidak percaya tidak ada righteousness.
Romans 3:25
Being justified freely by his grace = Romans 5:1
Yang mana Kristus Bapa telah tetapkan sebagai pengganti.
Untuk menyatakan His righteousness.
Kalau bilang HIS - Kristus.
Saya punya righteousness, saya terima dari Kristus.
Saya diberikan righteousness untuk diungkapkan dalam perbuatan.
Righteousness adalah kata kerja.
For artinya timbal balik (saya bilang kamu righteous, dengan catatan: kamu berikan yang kamu punya).
Waktu kita terima righteousness, dia terima kita punya dosa yang lampau bukan dosa yang saya sudah bikin di depan, karna sudah bayar indulgence.
Dia berikan dia punya penurutan, dan dia menerima saya punya pelanggaran.
Tuhan Yesus benar-benar mati di kayu salib.
Bukti dia mati di kayu salib adlaah bukti saya bisa menurut.
Saya bisa menyangkal kematiannya, kalau saya tidak buktikan bahwa saya bisa menurut.
Tuhan punya kematian ada benefitnya untuk saya.
Kenapa hal itu dibilang?
Kalau Tuhan punya kematian tidak ada benefitnya untuk saya.
Kenapa? Karna ada yang bilang bahwa yang benefit adalah setan.
Kalau saya bisa diampuni tanpa tumpah darah, artinya Tuhan Yesus tidak perlu mati.
Pertanyaannya kenapa Tuhan Yesus mati dang? Karna untuk memenuhi tuntutan setan.
James 2:18 
Saya akan tunjukkan saya punya iman melalui saya punya pekerjaan 
Saya tidak akan tunjukkan saya punya iman, karna saya tidak punya pekerjaan.
Dengan saya tidak ada pekerjaan, itu buktinya saya tidak ada iman.
Waktu Tuhan kasih righteousness, apakah righteousness itu iman atau pekerjaan? Pekerjaan.
Tidak ada penurutan, itu bukti tidak ada iman.
Yang Tuhan cari ialah iman.
Tidak bisa tidak ada kata kerja, lalu masuk.
Karna kata kerja salah, keluar.
Kata kerja benar, kita masuk.
Kata kerja benar - iman, masuk.
Kata kerja salah - tidak ada iman, keluar.
Perbuatannya tambah lama tambah mengungkapkan Kristus - Romans 1:17.
Iman harus dibuktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Disini yang membedakan foolish and wise.
CHRIST THE END OF THE RIGHTEOUSNESS:
Hukum punya tuntutan adalah Kristus.
Artinya kalau saya terima Kristu punya righteousness.
Dia punya righteousness memenuhi tuntutan hukum.



Ujiannya tidak ringan.
Tetapi dia tidak hesitate.


God said it, and I believet it and thats enough just for me.
Tempat yang paling senang adalah dimana saja Tuhan mau saya disitu.

We don't have much time.
Now we must exercise our faith.

Kalau saya takut untuk kehilangan apapun untuk menurut, artinya saya tidak takut untuk kehilangan Tuhan.

Iman bertumbuh, belajarpun bertumbuh.
No.1 harus ada Faith, lalu faith harus bertumbuh waktu di masa reformation.

Foolish punya iman boncengan dengan wise punya iman.
Dan waktu kekecewaan ujiannya masing-masing.
Tidak bisa di contek ujiannya, karna ini adalah pengalaman masing-masing, bagaimana mau nyontek?

Minyak adalah Roh Kudus.
Sebelum EPTANAS harus ada QUIZZES setiap hari dan WISE TEMBUS QUIZnya.
Dan FOOLISH TIDAK TEMBUS QUIZnya.

QUIZ adalah pengalaman belajar sehari-hari.


Many have in a great measure failed to receive the former rain. They have not obtained all the benefits that God has thus provided for them. They expect that the lack will be supplied by the latter rain. When the richest abundance of grace shall be bestowed, they intend to open their hearts to receive it. They are making a terrible mistake. The work that God has begun in the human heart in giving His light and knowledge must be continually going forward. Every individual must realize his own necessity. The heart must be emptied of every defilement and cleansed for the indwelling of the Spirit. It was by the confession and forsaking of sin, by earnest prayer and consecration of themselves to God, that the early disciples prepared for the outpouring of the Holy Spirit on the Day of Pentecost. The same work, only in greater degree, must be done now. Then the human agent had only to ask for the blessing, and wait for the Lord to perfect the work concerning him. It is God who began the work, and He will finish His work, making man complete in Jesus Christ. But there must be no neglect of the grace represented by the former rain. Only those who are living up to the light they have will receive greater light. Unless we are daily advancing in the exemplification of the active Christian virtues, we shall not recognize the manifestations of the Holy Spirit in the latter rain. It may be falling on hearts all around us, but we shall not discern or receive it. TM 507.1

Banyak orang telah gagal menerima hujan mula-mula. Mereka belum memperoleh semua berkat yang telah Allah sediakan bagi mereka. Mereka berharap kekurangan itu akan dipenuhi oleh hujan akhirat. Ketika limpahan kasih karunia yang melimpah akan diberikan, mereka bermaksud untuk membuka hati mereka untuk menerimanya. Mereka melakukan kesalahan besar. Pekerjaan yang telah Allah mulai dalam hati manusia dengan memberikan terang dan pengetahuan-Nya harus terus berlanjut. Setiap individu harus menyadari kebutuhannya sendiri. Hati harus dikosongkan dari setiap penolakan dan dibersihkan untuk tempat tinggal Roh Kudus. Melalui pengakuan dan meninggalkan dosa, melalui doa yang sungguh-sungguh dan penyerahan diri kepada Allah, para murid mula-mula mempersiapkan diri untuk pencurahan Roh Kudus pada Hari Pentakosta. Pekerjaan yang sama, hanya dalam tingkatan yang lebih besar, harus dilakukan sekarang. Saat itu, manusia hanya perlu meminta berkat, dan menunggu Tuhan untuk menyempurnakan pekerjaan yang berkaitan dengannya. Allah-lah yang memulai pekerjaan itu, dan Dia akan menyelesaikan pekerjaan-Nya, menjadikan manusia sempurna di dalam Yesus Kristus. Namun, kita tidak boleh mengabaikan kasih karunia yang diwakili oleh hujan terdahulu. Hanya mereka yang hidup sesuai dengan terang yang akan menerima terang yang lebih besar. Kecuali kita setiap hari maju dalam meneladani kebajikan-kebajikan Kristen yang aktif, kita tidak akan mengenali manifestasi Roh Kudus dalam hujan akhir. Hujan itu mungkin turun di hati orang-orang di sekitar kita, tetapi kita tidak akan membedakan atau menerimanya. TM 507.1


Early Rain: Kasih kosong (kasih bersih).
Latter Rain: Mengisi yang kosong (digantikan dengan yang bersih).
Kalau saya tidak kosong, saya tidak tembus quiz dan bagaimana saya mau terima Latter Rain,
Latter Rain untuk Empower orang-orang yang bersih.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

THREE ENTITIES: UNDERSTANDING ROMANS 7

WHAT IS FAITH?

ADD TO YOUR FAITH